KALIMANTAN TENGAH — Pantai Florida memang surga bagi penyu yang datang untuk bertelur, tetapi perjalanan pertama anak-anak penyu ini berakhir tragis. Organisasi Anna Maria Island Turtle Watch and Shorebird Monitoring melaporkan bahwa tukik-tukik tersebut gagal mencapai Teluk Meksiko karena kebingungan menentukan arah.
Saat menetas di malam hari, tukik secara naluriah akan bergerak menuju cahaya paling terang di cakrawala. Di alam liar, cahaya itu berasal dari pantulan bulan dan bintang di permukaan laut. Namun di area yang padat bangunan seperti Anna Maria Island, lampu teras, jendela toko, dan penerangan jalan justru menjadi penanda palsu yang lebih terang.
Salah satu wisatawan asal Indiana, Audrey Phillips, menemukan tukik di kawasan tersebut pada pagi hari. "Saya kira masih ada sedikit kehidupan di dalamnya, tetapi ternyata sudah mati," ujarnya. Phillips mengaku tidak menyadari sebelumnya bahwa cahaya buatan dapat membuat tukik kehilangan arah.
Akibatnya, puluhan anak penyu yang baru berusia beberapa jam ditemukan sudah tidak bernyawa di sepanjang Gulf Drive. Mereka merangkak ke arah jalan raya alih-alih menuju lautan yang hanya berjarak beberapa puluh meter.
Direktur Eksekutif Anna Maria Island Turtle Watch and Shorebird Monitoring, Kristen Mazzarella, menyebut insiden ini sangat tidak biasa. Selama 28 tahun menangani konservasi penyu, ia belum pernah menemukan jumlah kematian tukik sebanyak itu dalam satu kejadian.
Organisasi ini kemudian mengeluarkan sejumlah imbauan untuk melindungi sarang penyu yang masih ada. Pemilik rumah, penyewa, dan wisatawan di kawasan pesisir diminta memeriksa sumber cahaya yang terlihat dari pantai, menutup tirai setelah malam tiba, serta mematikan lampu yang tidak diperlukan.
Salah satu langkah paling efektif adalah mengganti lampu luar ruangan dengan spektrum cahaya amber atau merah yang tidak mengganggu navigasi tukik. Netizen bernama Susie Schulz bahkan menuntut aturan yang lebih tegas, termasuk denda bagi pemilik properti yang melanggar. "Semua orang yang tinggal di sepanjang pantai perlu mendapat surat agar tidak menyalakan lampu dan didenda jika melanggarnya. Dugaan saya, banyak orang yang tidak mengetahui hal ini," tulisnya.
Bagi wisatawan yang kebetulan melihat tukik merangkak di area daratan atau parkiran saat berkunjung ke pantai-pantai peneluran penyu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Jangan mengangkat atau mengembalikan tukik ke laut secara langsung—mereka perlu merangkak sendiri untuk mengorientasikan diri terhadap medan magnet bumi.
Cara yang benar adalah menghubungi hotline penyu setempat yang beroperasi 24 jam. Di Anna Maria Island, warga dan pengunjung dapat melapor ke nomor (941) 301-8434. Petugas yang terlatih akan datang untuk mengevakuasi dan melepaskan tukik dengan aman.
Kejadian ini menjadi pelajaran penting bahwa kunjungan ke pantai konservasi membawa tanggung jawab ekstra. Musim penetasan penyu biasanya berlangsung antara Mei hingga Oktober. Jika berkunjung pada periode ini, matikan lampu teras atau tarik tirai kamar hotel menghadap laut, dan pastikan tidak menggunakan senter atau lampu ponsel saat berjalan di pantai pada malam hari. Seekor tukik yang berhasil mencapai laut adalah awal dari perjalanan hidup puluhan tahun—sayang jika hanya karena lampu yang dibiarkan menyala, perjalanan itu berakhir di aspal jalan.