PALANGKA RAYA — Peluncuran skuad berlangsung meriah di tengah kota dan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo yang mewakili Gubernur. Kehadiran Isenmulang Kalteng FC di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional disebut sebagai momentum kebangkitan sepak bola daerah.
Manajemen klub tidak memasang target muluk, tetapi menegaskan ambisi untuk pulang membawa hasil positif dari Malang. Presiden Klub Isenmulang Kalteng FC, Eko Setyawan, menyatakan tim berangkat lebih awal untuk mematangkan persiapan.
"Situasi udara sekarang kurang mendukung di sini. Besok kami bertolak ke Malang dan langsung menggelar latihan," kata Eko kepada wartawan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (29/8) malam.
Keputusan bertolak lebih cepat diambil agar para pemain punya waktu beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca di Jawa Timur sebelum pertandingan dimulai pukul 15.30 WIB.
Dari total 27 pemain yang masuk daftar skuad musim ini, sepuluh di antaranya merupakan pemain asing. Sisanya, 17 pemain, berasal dari lokal dan talenta daerah yang dinilai siap bersaing di level tertinggi.
Perpaduan ini diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara pengalaman internasional dan semangat lokal khas Kalimantan Tengah. Pendukung setia pun diharapkan memberikan dukungan penuh meski laga tandang digelar jauh dari kandang.
Wakil Gubernur Edy Pratowo yang hadir dalam acara peluncuran menyampaikan bahwa eksistensi klub ini menjadi simbol harapan besar bagi kemajuan olahraga di provinsi tersebut. Ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen untuk menjaga performa tim sepanjang musim.
Laga perdana melawan Arema FC akan menjadi ujian pertama sekaligus tolok ukur sejauh mana kesiapan Isenmulang Kalteng FC bersaing dengan tim-tim besar Indonesia. Hasil positif di Kanjuruhan akan menjadi modal berharga untuk laga-laga berikutnya di Super League 2026/2027.