KALIMANTAN TENGAH — Duel melawan wakil Malaysia itu menjadi ajang uji coba terakhir Maung Bandung sebelum mengarungi agenda resmi musim 2026/2027. Sebelumnya, Persib sukses menembus final Piala Presiden 2026 dan kini tengah mematangkan strategi di bawah arahan Igor Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu tak ragu memainkan skuad terbaiknya. Teja Paku Alam dipercaya mengisi pos penjaga gawang, dengan lini belakang dikawal trio Matricardi, Gabriel Magalhaes, dan Kakang Rudianto.
Di sektor tengah, Tolic memasang Tanamal dan Notsuda sebagai jangkar. Sementara itu, Adam Alis dan Menalo ditempatkan untuk mendukung trio penyerang sekaligus mengisi sisi sayap.
Keputusan menurunkan Peralta, Barros, dan Balsa Sekulic secara bersamaan sejak awal menunjukkan keseriusan Persib menguji daya gedor mereka. Kombinasi ini menjadi sorotan utama jelang laga kontra Sabah FC.
Sabah FC datang ke Gianyar dengan modal berharga. Pada laga pembuka, tim asal Malaysia tersebut sukses mengalahkan Bali United dengan skor 2-1.
Kemenangan itu tentu membuat skuad asuhan pelatih Sabah FC tampil percaya diri. Bagi Persib, laga ini menjadi tolok ukur sejauh mana kesiapan tim menghadapi tekanan dari lawan yang sedang dalam performa apik.
Laga melawan Sabah FC bukan akhir dari rangkaian pramusim Maung Bandung. Masih ada satu ujian lagi yang menanti, yakni menghadapi tuan rumah Bali United pada Selasa (18/8/2026).
Setelah rangkaian laga di Pulau Dewata usai, fokus Persib langsung dialihkan ke pentas Asia. Tim kebanggaan Bobotoh itu dijadwalkan menjalani play-off AFC Champions League Two 2026/2027 melawan Manila Digger FC pada 31 Agustus mendatang.
Dengan jadwal yang padat, rotasi pemain dan evaluasi performa di setiap laga uji coba menjadi kunci bagi Igor Tolic untuk menentukan komposisi final timnya.