KALIMANTAN TENGAH — Angka 3.212 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) itu melampaui target internal MMKSI. Yang lebih menarik: New Xforce HEV, model hybrid pertama Mitsubishi yang dirakit di dalam negeri, berhasil membukukan lebih dari 1.000 unit penjualan nasional sejak diperkenalkan pada 16 Juli hingga penutupan GIIAS di 9 Agustus 2026. Artinya, mobil ini menyumbang hampir sepertiga dari total SPK pameran.
Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita menyebut pencapaian ini sebagai sinyal positif kepercayaan masyarakat. "Pencapaian 3.212 SPK pada ajang GIIAS 2026, yang melampaui target penjualan kami, serta kesuksesan Mitsubishi New Xforce dalam mencatatkan lebih dari 1.000 unit penjualan sejak diperkenalkan pada pertengahan Juli lalu, merupakan sinyal positif atas kepercayaan masyarakat terhadap Mitsubishi Motors," kata Kurita dalam keterangan resminya, Selasa (11/8/2026).
Salah satu daya tarik utama Xforce HEV di GIIAS adalah aktivitas pembuktian produk. MMKSI menggandeng pembalap Rifat Sungkar untuk menempuh perjalanan lebih dari 1.000 km dari Jakarta ke Bali hanya dengan satu tangki bahan bakar. Angka ini tentu impresif untuk sebuah SUV kompak, tapi perlu dicatat bahwa kondisi berkendara dalam tantangan semacam ini biasanya dioptimalkan—kecepatan konstan, minim kemacetan, dan tekanan ban yang diatur.
Untuk pemakaian harian di lalu lintas campuran, konsumsi BBM real-world Xforce HEV kemungkinan akan berbeda. Namun, keberadaan teknologi hybrid tetap menjadi nilai jual utama di kelasnya, terutama untuk pengguna yang mayoritas berkendara di perkotaan stop-and-go.
MMKSI tidak merinci berapa SPK yang diraih Destinator. Pabrikan hanya menyebut capaiannya menjadi momentum penting yang menunjukkan keberlanjutan kepercayaan konsumen terhadap SUV premium ini. Ketidakhadiran angka spesifik ini wajar—biasanya pabrikan hanya membeberkan data untuk model yang menjadi bintang utama pameran.
Yang jelas, Destinator tetap menjadi lini yang memperkuat posisi Mitsubishi di segmen SUV premium keluarga. Kehadirannya melengkapi portofolio yang sudah memiliki Xforce di segmen kompak.
Selain fokus pada penjualan, MMKSI membawa 16 unit display dan 6 unit kendaraan test drive di GIIAS 2026. Ini langkah yang tepat—konsumen Indonesia, khususnya di segmen mobil keluarga, cenderung butuh merasakan langsung kenyamanan kabin dan karakter berkendara sebelum memutuskan membayar uang muka.
Dari sisi strategi, MMKSI sedang membangun momentum elektrifikasi yang berbeda dari kompetitor. Alih-alih langsung melompat ke full battery electric vehicle (BEV), Mitsubishi memilih jalur hybrid yang lebih mudah diterima pasar Indonesia karena tidak memerlukan perubahan kebiasaan pengisian daya.
Beberapa catatan penting sebelum Anda memesan Xforce HEV:
Angka 1.000 unit dalam sebulan untuk model hybrid pertama adalah sinyal bahwa pasar Indonesia siap menerima teknologi ini dari Mitsubishi. Tapi keputusan pembelian tetap harus berdasarkan kebutuhan: jika mayoritas perjalanan Anda di dalam kota dan ingin irit BBM tanpa ribet charging, Xforce HEV layak masuk daftar. Jika Anda sering touring jarak jauh dengan kecepatan tinggi, hitung ulang apakah selisih harga dengan versi bensin sebanding dengan penghematan yang didapat.
Kami akan mencoba mendapatkan unit tes untuk pengujian jangka pendek—konsumsi BBM real-world, kenyamanan suspensi, dan NVH (noise, vibration, harshness) akan menjadi fokus utama. Pantau terus.