SAMPIT — Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kotawaringin Timur tidak ingin hanya menjadi anggota biasa di DPRD. Dengan modal lima kursi yang saat ini dimiliki, partai berlambang matahari itu memasang target ambisius: masuk tiga besar dan kembali menempati kursi pimpinan dewan.
Target itu disampaikan langsung oleh Ketua DPD PAN Kotim Abdul Hafid saat membuka lokakarya konsolidasi, Minggu (19/7/2026). Menurutnya, peluang untuk menambah kursi sangat terbuka jika organisasi partai digerakkan secara maksimal dari tingkat kabupaten hingga ranting.
Hafid menegaskan bahwa konsolidasi yang dilakukan bukanlah acara seremonial belaka. Ia meminta seluruh kader untuk serius mempersiapkan diri menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029–2030 melalui pendidikan politik dan peningkatan kapasitas.
"Kita juga harus menghidupkan sekretariat sebagai tempat mengatur strategi dan berdiskusi," ujar anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah ini di hadapan para kader.
Langkah pertama yang akan dilakukan adalah menata organisasi hingga ke Dewan Pimpinan Ranting (DPRt). Hafid menilai mesin partai hanya akan solid jika struktur paling bawah juga berfungsi optimal.
Optimisme Hafid tidak tanpa alasan. Ia menyebut PAN memiliki sumber daya kader yang sudah terbukti, baik di DPRD Kotim, DPRD Provinsi Kalteng, maupun DPR RI. Beberapa nama seperti Hairis Salamad yang pernah duduk di pimpinan DPRD, Eddy Mashamy yang berlatar birokrat, serta Supian Hadi yang tiga periode menjabat kepala desa, disebut sebagai aset berharga.
"Saya bukan yang paling hebat, saya hanya mendapat kepercayaan. Karena itu saya mengajak para senior memberikan masukan dan dukungan agar PAN Kotim lebih solid dan lebih kuat sampai tingkat bawah," kata Hafid.
Salah satu strategi yang ditekankan adalah menghidupkan kembali sekretariat partai sebagai pusat aktivitas. Mulai dari administrasi, koordinasi, diskusi, hingga penyusunan strategi akan dipusatkan di sana.
Selain itu, mantan Ketua PWI Kotim ini memastikan kepengurusan baru tetap terbuka bagi tokoh-tokoh yang ingin bergabung. Meski penyusunan SK kepengurusan telah selesai, usulan penambahan kader masih bisa dibahas dalam rapat setelah pelantikan. Semakin banyak kader yang bergabung, kata Hafid, akan memperkuat PAN hingga ke akar rumput.