KALIMANTAN TENGAH — OpenAI resmi memperkenalkan GPT-5.6, model bahasa generasi berikutnya yang menggantikan GPT-5.5. Perusahaan membagi GPT-5.6 menjadi tiga varian dengan kode nama Sol, Terra, dan Luna — masing-masing dirancang untuk kebutuhan berbeda, dari riset berat hingga tugas ringan sehari-hari.
Dalam pengumuman resminya, OpenAI menjelaskan ketiga varian tersebut terinspirasi dari Matahari, Bumi, dan Bulan. Sol adalah model flagship dengan kemampuan tertinggi. Terra adalah varian seimbang untuk pekerjaan harian. Luna adalah model cepat dengan harga paling terjangkau.
"Dalam sistem penamaan baru ini, angka mengidentifikasi generasi model, sementara Sol, Terra, dan Luna mengidentifikasi tingkat kemampuan yang bisa berkembang dengan jadwalnya sendiri," tulis OpenAI. "Bersama-sama, keluarga ini memberi pengguna dan pengembang pilihan yang lebih jelas antara kecerdasan, kecepatan, dan biaya."
GPT-5.6 Sol menghadirkan dua opsi penalaran baru. Mode max reasoning effort memberi model waktu paling lama untuk berpikir secara mendalam. Mode ultra melampaui kemampuan agen tunggal dengan memanfaatkan sub-agen untuk mempercepat pekerjaan kompleks.
OpenAI mengklaim model ini menunjukkan kemajuan signifikan di bidang coding, biologi, dan keamanan siber. GPT-5.6 Sol, Terra, dan Luna telah dibekali dengan perlindungan paling kuat yang pernah dibuat OpenAI. Konfigurasi keamanan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing model.
OpenAI merinci harga penggunaan ketiga varian GPT-5.6 per satu juta token:
GPT-5.6 juga memperkenalkan sistem prompt caching yang lebih terprediksi, termasuk dukungan untuk cache breakpoints eksplisit dan masa pakai cache minimum 30 menit. Untuk GPT-5.6 dan model selanjutnya, penulisan cache dikenakan biaya 1,25x tarif input tanpa cache. Pembacaan cache tetap mendapat diskon 90 persen.
OpenAI menyebut peluncuran GPT-5.6 dimulai dengan limited preview untuk sekelompok kecil mitra tepercaya. Langkah ini diambil setelah perusahaan berkonsultasi dengan pemerintah AS.
"Kami percaya pada akses yang luas, dan kami berencana membuat GPT-5.6 Sol, Terra, dan Luna tersedia secara umum dalam beberapa minggu mendatang," demikian pernyataan OpenAI. "Sebagai bagian dari keterlibatan kami dengan pemerintah AS, kami mempratinjau rencana dan kemampuan model sebelum peluncuran hari ini. Atas permintaan mereka, kami memulai dengan pratinjau terbatas untuk mitra tepercaya yang partisipasinya telah dibagikan kepada pemerintah."
Belum ada informasi mengenai ketersediaan GPT-5.6 untuk pengguna reguler ChatGPT di Indonesia. OpenAI diperkirakan merilis akses yang lebih luas dalam beberapa pekan ke depan setelah tahap pengujian selesai.