DPRD Kotawaringin Barat Desak Pemkab Lebih Intensif Sosialisasi Bahaya Perundungan di Sekolah

Penulis: Rendi Kusuma  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:54:31 WIB
DPRD Kotawaringin Barat mendesak Pemkab tingkatkan sosialisasi bahaya perundungan di sekolah.

PANGKALAN BUN — DPRD Kotawaringin Barat menekankan agar Pemkab bersama dinas terkait tidak hanya reaktif menangani kasus, tetapi lebih proaktif dalam pencegahan. Langkah konkret yang diminta adalah menggencarkan sosialisasi tentang bahaya dan dampak perundungan di seluruh sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Apa Isi Desakan DPRD ke Pemkab?

Anggota DPRD setempat meminta agar sosialisasi tidak lagi bersifat seremonial. Mereka mendorong adanya program berkelanjutan yang menyasar siswa, guru, dan orang tua secara bersamaan. Tujuannya, membangun pemahaman bersama bahwa perundungan bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan tindakan yang bisa berakibat hukum.

“Kami minta Pemkab melalui Dinas Pendidikan dan dinas terkait lainnya lebih intensif melakukan sosialisasi. Ini penting agar seluruh elemen sekolah paham cara mencegah dan melaporkan jika terjadi perundungan,” demikian salah satu poin desakan yang mengemuka di gedung DPRD setempat.

Mengapa Sosialisasi Perundungan Mendesak Dilakukan?

Desakan ini muncul dari kekhawatiran bahwa praktik perundungan di kalangan pelajar di Kotawaringin Barat masih menjadi fenomena gunung es. Banyak kasus yang tidak terlaporkan karena korban takut atau tidak tahu cara melapor. DPRD menilai, tanpa pemahaman yang merata, lingkungan sekolah tidak akan pernah benar-benar aman bagi anak-anak.

Pencegahan dianggap lebih efektif ketimbang penindakan setelah korban jatuh. Sosialisasi yang masif diharapkan bisa mengubah perilaku dan membudayakan sikap saling menghormati di kalangan pelajar.

Apa Langkah Selanjutnya?

DPRD akan mengawal realisasi desakan ini dalam rapat koordinasi lanjutan bersama Komisi yang membidangi pendidikan. Mereka meminta Pemkab segera menyusun jadwal dan materi sosialisasi yang aplikatif, bukan sekadar teori. Pengecekan berkala ke sekolah-sekolah juga diminta dilakukan untuk memastikan program berjalan.

Pemkab Kotawaringin Barat sendiri diharapkan merespons positif desakan ini dengan mengalokasikan anggaran dan sumber daya manusia yang memadai untuk program pencegahan perundungan di tahun ajaran mendatang.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: radarsampit.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top