PALANGKA RAYA — Gundukan jalan di Jalan Ahmad Yani Kilometer 12, Simpang Kodol, Palangka Raya, menjadi penyebab seorang pria lanjut usia mengalami patah tulang kaki kiri. Korban diketahui terjatuh saat melintas di titik jalan yang memiliki permukaan tidak rata dan bergelombang tajam.
Peristiwa itu terjadi di siang hari saat korban melaju dari arah Simpang Kodol menuju pusat kota. Setibanya di lokasi, ban depan kendaraan korban masuk ke dalam lubang atau gundukan aspal yang cukup dalam, menyebabkan keseimbangan hilang dan korban terjatuh ke sisi kiri jalan. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan pertama sebelum melaporkan kejadian ke pos polisi terdekat.
Tim medis dari Puskesmas terdekat tiba di lokasi dalam waktu singkat setelah menerima laporan dari warga. Korban yang mengeluhkan nyeri hebat di bagian kaki kiri langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya fraktur atau patah tulang pada kaki kiri korban yang memerlukan tindakan operasi.
Petugas Satlantas Polresta Palangka Raya yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah TKP. Mereka mengukur dimensi gundukan jalan serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian. "Kami masih mendalami apakah faktor tunggal dari kondisi jalan atau ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan ini," ujar petugas di lokasi.
Jalan Ahmad Yani Kilometer 12 selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Palangka Raya karena kondisi aspal yang mengelupas dan bergelombang. Warga berharap Pemkot Palangka Raya segera melakukan perbaikan untuk mencegah korban berikutnya. Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Doris Sylvanus dan kondisi kesehatannya berangsur stabil. Polisi juga telah mengimbau pengendara untuk lebih waspada saat melintas di ruas jalan tersebut, terutama saat cuaca hujan yang membuat permukaan jalan semakin licin dan sulit dikendalikan.