PALANGKA RAYA — Opini WTP yang diraih Pemkab Kapuas bukan sekadar sertifikat prestasi. Bagi Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah, capaian ini adalah cerminan kerja keras seluruh aparatur daerah dalam mengelola uang rakyat secara profesional.
"Capaian ini patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab," ujar Ardiansah di Palangka Raya, usai mendampingi Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menerima hasil pemeriksaan.
Menurut politisi Partai Golkar ini, opini WTP dari BPK menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran daerah telah berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Ia menyebut, penghargaan ini bukan untuk dinikmati pejabat semata, melainkan harus berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.
"Opini WTP harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah agar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Ardiansah mengingatkan.
Di tengah euforia prestasi, Ardiansah menyelipkan peringatan tegas. Ia meminta agar keberhasilan ini tidak membuat pemerintah daerah lengah. Justru, capaian itu harus menjadi pendorong untuk bekerja lebih baik lagi ke depannya.
DPRD, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara maksimal. Hal ini untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap berjalan sesuai aturan dan prinsip kehati-hatian.
Ardiansah yang kembali terpilih dari Dapil Kapuas III ini berharap, sinergi antara eksekutif dan legislatif dapat terus terjaga. Ia menilai, hubungan harmonis kedua lembaga menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan diraihnya opini WTP tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas diharapkan mampu mempertahankan kinerja positif dalam pengelolaan keuangan daerah pada tahun-tahun mendatang," demikian Ardiansah menutup pernyataannya.