Dorna Sports resmi merilis kalender MotoGP 2026 dengan menempatkan Sirkuit Mandalika sebagai seri ke-18 pada 9-11 Oktober mendatang. Perubahan signifikan terjadi pada seri pembuka yang kini bergeser ke Thailand, sekaligus menandai kembalinya GP Brasil setelah absen selama dua dekade.
MotoGP 2026 bakal menyuguhkan wajah baru sejak awal musim. Berbeda dari tradisi tahun-tahun sebelumnya, Sirkuit Buriram di Thailand didapuk menjadi tuan rumah seri pembuka pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026. Keputusan ini menggeser dominasi Qatar atau sirkuit Eropa yang biasanya memulai kompetisi di awal tahun.
Kejutan besar lainnya adalah kembalinya GP Brasil ke kalender balap dunia. Sirkuit Ayrton Senna di Goiania akan menjadi saksi kembalinya kasta tertinggi balap motor ke tanah Samba. Ini adalah kali pertama Brasil menggelar MotoGP sejak terakhir kali balapan berlangsung di Rio de Janeiro pada 2004 silam.
Penyelenggara melakukan perombakan struktur jadwal demi menjaga kebugaran fisik kru dan pebalap. Meski terdapat delapan putaran yang digelar berurutan tanpa jeda panjang, sistem triple header atau tiga balapan berturut-turut resmi dihapus. Langkah ini diambil untuk mengurangi beban kerja tim yang semakin padat akibat mobilitas antarbenua.
Beberapa seri klasik juga mengalami pergeseran slot waktu. GP Qatar tetap mempertahankan ciri khas balapan malam hari di Sirkuit Lusail pada pertengahan April. Sementara itu, GP Inggris kembali ke jadwal musim panas pada Agustus, disusul GP Austria yang mundur lima pekan ke bulan September dibandingkan musim lalu.
Sirkuit Mandalika memegang peran vital dalam perebutan titel musim 2026. Menempati slot seri ke-18 pada 9-11 Oktober, balapan di Lombok ini berada di tengah jadwal padat Asia-Australia yang sangat menguras tenaga. Poin penuh di Indonesia bakal sangat menentukan bagi para kandidat juara sebelum menuju seri penutup di Valencia.
Persaingan di Mandalika diprediksi tetap panas mengingat karakteristik sirkuit yang menuntut ketahanan fisik ekstra. Setelah dari Indonesia, para pebalap langsung terbang menuju Phillip Island, Australia, dan Sepang, Malaysia, sebelum akhirnya menutup musim di Spanyol pada akhir November.
Persiapan infrastruktur dan logistik di Lombok kini menjadi fokus utama demi menyambut ribuan penggemar balap motor dari seluruh penjuru dunia.