KALIMANTAN TENGAH — Microsoft akhirnya merespons kritik pengguna yang sudah bertahun-tahun mengeluhkan fitur pencarian di Windows. Lewat pembaruan yang mulai digulirkan dalam tahap pratinjau untuk Windows Insiders, perusahaan mengklaim telah membenahi akar masalah: prioritas hasil lokal yang selama ini dikalahkan tautan web dan iklan Bing.
Salah satu perubahan paling terlihat adalah panel pencarian yang kini tidak lagi dipenuhi konten sponsor. Menurut laporan pengujian dari Windows Central, panel utama hanya menampilkan daftar riwayat pencarian terbaru yang sudah dikategorikan—aplikasi, dokumen, pengaturan, atau pencarian web—tanpa satu pun iklan.
Pengguna juga bisa mengarahkan kursor ke item untuk melihat opsi cepat, seperti menyematkan aplikasi ke taskbar atau menjalankan sebagai administrator. Klik kanan memberikan akses ke informasi lebih lanjut, termasuk membuka lokasi file atau menghapus item dari daftar terbaru.
Dalam pengujian, fitur pencarian baru menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap kebiasaan pengguna. Saat mengetik "photos" di PC yang memiliki aplikasi Photos dan Photoshop, sistem menempatkan Photoshop sebagai hasil teratas karena aplikasi tersebut lebih sering digunakan. Setelah penguji membuka aplikasi Photos beberapa kali, urutan hasil pun berubah—Photos kini muncul di atas Photoshop.
Fitur ini juga mampu memahami pencarian berbasis kategori. Jika pengguna mengetik "video editor", Windows akan menampilkan Clipchamp sebagai hasil utama karena itu satu-satunya aplikasi pengedit video yang terinstal. Pencarian pengaturan juga mengalami peningkatan signifikan: mengetik "temp" langsung menampilkan opsi hapus file sementara, "wifi" membawa ke halaman pengaturan Wi-Fi, dan "insider" menampilkan halaman pengaturan Windows Insider.
Perubahan fundamental lainnya adalah hasil pencarian web yang tidak lagi mendominasi. Saat mencari "windows central", sistem kini memprioritaskan file dan folder lokal yang terkait dengan istilah tersebut, bukan tautan Bing. Jika hasil web tetap muncul, halaman tersebut bebas dari iklan atau konten bersponsor—hanya menampilkan tautan yang relevan dengan kata kunci.
Microsoft juga menyediakan opsi bagi pengguna untuk mematikan hasil dari Microsoft Store dan pencarian web sepenuhnya. Dengan begitu, pengguna yang hanya menginginkan hasil lokal bisa menyesuaikan pengaturannya sendiri.
Pembaruan ini saat ini tersedia dalam tahap pratinjau untuk anggota program Windows Insider. Microsoft menargetkan rilis umum (general availability) pada akhir tahun ini. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal ketersediaan untuk pengguna di Indonesia, namun pembaruan biasanya tiba bersamaan dengan jadwal global.
Bagi pengguna yang sering mengandalkan pencarian untuk menemukan file, aplikasi, atau pengaturan, perubahan ini layak dinantikan. Sistem baru ini mengembalikan fungsi dasar pencarian sebagai alat navigasi sistem, bukan sebagai etalase iklan.