KPID Kalteng dan Pemkab Katingan Teken Kerja Sama Perkuat Literasi Penyiaran Sehat untuk Generasi Muda

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 20:49:01 WIB
KPID Kalteng dan Pemkab Katingan menandatangani perjanjian kerja sama untuk memperkuat literasi penyiaran sehat bagi generasi muda di Palangka Raya, Rabu.

PALANGKA RAYA — KPID Kalimantan Tengah resmi menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan untuk mendorong literasi pemanfaatan media pada aktivitas positif masyarakat. Kerja sama ini diharapkan mampu menekan penyebaran konten negatif seperti hoaks, kekerasan, dan ujaran kebencian di wilayah tersebut.

Ketua KPID Kalteng Sesa Mareki menyatakan, audiensi dengan Bupati Katingan Saiful menjadi momentum memperkuat kolaborasi jangka panjang.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah," kata Sesa di Palangka Raya, Rabu.

Dinas Pendidikan dan Dispora Jadi Garda Terdepan

Tidak hanya Dinas Komunikasi dan Informatika, kerja sama ini juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Katingan. Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kalteng, Novianto Eko Wibowo, menyebut pihaknya telah menawarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup tiga dinas tersebut.

"Kami juga ingin bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk terus memperkuat upaya edukasi penyiaran serta peningkatan wawasan masyarakat terhadap informasi yang layak dan bertanggung jawab," jelas Novianto.

TV dan Radio Lokal Didorong Patuhi P3SPS

Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Kalteng, Bachtiar Ali, menambahkan bahwa kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat pengawasan terhadap lembaga penyiaran. Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

Melalui kerja sama itu, televisi dan radio lokal di Katingan didorong mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). KPID juga meminta lembaga penyiaran memperbanyak iklan layanan masyarakat serta mencegah konten bermuatan pornografi dan kekerasan.

Tantangan AI dan Hoaks: Warga Dituntut Lebih Kritis

Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran KPID Kalteng, Akhmad Rusdiyan Noor, mengingatkan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) menghadirkan tantangan baru. Masyarakat kini harus lebih cermat memilah informasi benar di tengah maraknya konten palsu.

"Penguatan literasi digital perlu terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga penyiaran, dan masyarakat," ujar Akhmad.

KPID Kalteng berharap sinergi dengan Pemkab Katingan bisa menjadi model bagi daerah lain di Kalimantan Tengah. Tujuannya, mewujudkan ekosistem penyiaran yang sehat, adaptif terhadap teknologi, dan memberikan manfaat nyata bagi publik.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top