PALANGKA RAYA — Sikap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah terhadap proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif sudah jelas. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Sudarsono, menyatakan pihaknya tidak akan ikut campur selama mekanisme yang berjalan sesuai ketentuan.
“Kecuali dalam perjalanan asesmennya ada yang dilanggar, baru kita ikut bersuara. Kalau semuanya berjalan sesuai ketentuan, kita serahkan kepada gubernur,” ujar Sudarsono yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalteng.
Menurut Sudarsono, Sekda definitif yang nantinya terpilih bukan hanya sekadar pejabat administrasi. Ia harus mampu menerjemahkan visi dan misi gubernur ke dalam program pembangunan daerah.
“Itu mengikuti visi dan misi gubernur. Arah kebijakan pembangunan maupun penganggaran harus disesuaikan dengan visi dan misi gubernur karena itulah yang dijanjikan kepada masyarakat Kalteng,” jelasnya.
Tugas DPRD, lanjut dia, adalah mengawal agar program pemerintah tetap berpihak kepada masyarakat dan selaras dengan visi pembangunan daerah. “Tugas kami mengingatkan dan menajamkan program-program yang pro kepada rakyat sebagaimana tertuang dalam visi dan misi gubernur,” katanya.
Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Kalteng telah memasuki tahap akhir. Hasil asesmen di Pusat Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, mengerucut menjadi tiga nama.
Ketiga kandidat tersebut adalah Kepala Satpol PP Kalteng Baru, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kalteng Farid Wadji, serta Penjabat Sekda Kalteng Linae Victoria Aden.
Saat ditanya siapa yang paling layak menjadi Sekda definitif, Sudarsono memilih tidak memberikan penilaian. Ia menilai seluruh kandidat yang lolos tiga besar telah memenuhi syarat secara administrasi dan hasil asesmen.
“Saya tidak bisa berkomentar, tidak etis. Yang pasti mereka yang masuk tiga besar sudah memenuhi syarat secara administrasi dan prosedural. Tinggal bagaimana pertimbangan gubernur,” tegasnya.
Sudarsono berharap Sekda definitif yang nantinya dipilih mampu bekerja maksimal dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah. “Sekda harus benar-benar siap bekerja setiap saat untuk mendukung apa yang menjadi program gubernur demi kepentingan masyarakat Kalteng,” pungkasnya.