KALIMANTAN TENGAH — Laga final U-15 berlangsung ketat tanpa gol selama 2x45 menit. Keputusan juara baru ditemukan setelah babak tos-tosan berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Goal Aksis Cimahi.
Gelandang Goal Aksis Cimahi, Bilqis Fatimah Az Zahra, mengakui perjuangan berat timnya di partai puncak. Menurutnya, hasil ini tak lepas dari program latihan yang dijalani sebelum turnamen.
"Ini hasil kerja keras tim selama menjalani latihan intensif menjelang kompetisi," ujar Bilqis usai pertandingan.
Di kelompok usia yang lebih tua, Akademi Persib Bandung menunjukkan dominasi. Mereka berhasil mengakhiri turnamen sebagai kampiun tanpa perlu melalui detail pertandingan yang dirilis panitia.
Kemenangan di dua kategori sekaligus mempertegas kualitas pembinaan usia muda dari klub-klub Jawa Barat di ajang Hydroplus Soccer League All-Stars musim ini.
Babak pertama hingga kedua laga final U-15 berjalan sengit. Kedua tim saling jual beli serangan, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor tetap 0-0.
Memasuki adu penalti, para pemain Goal Aksis Cimahi menunjukkan ketenangan luar biasa. Empat dari lima eksekutor mereka sukses menjalankan tugas, sementara Cipta Cendekia FA Bogor hanya mampu mengonversi tiga peluang.
Kegagalan satu penendang Cipta Cendekia menjadi titik balik yang mengantarkan Goal Aksis meraih trofi juara.
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 menjadi ajang pembuktian bagi akademi-akademi sepak bola di Indonesia. Turnamen yang digelar di Kudus ini mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.
Bagi Goal Aksis Cimahi, gelar ini menjadi modal berharga untuk mengikuti kompetisi level nasional selanjutnya. Sementara Akademi Persib Bandung kembali menegaskan reputasi mereka sebagai salah satu pembina pemain muda terbaik di Indonesia.
Belum ada keterangan resmi dari panitia mengenai jadwal edisi berikutnya atau rencana pengembangan turnamen ini ke jenjang yang lebih tinggi.