KALIMANTAN TENGAH — UniRanks, portal pemeringkatan pendidikan tinggi internasional yang berdiri sejak 2005, merilis daftar 20 PTS terbaik di Indonesia. Berbeda dengan lembaga lain yang fokus pada riset, UniRanks mengklaim pendekatannya lebih holistik dan berpusat pada mahasiswa. Sepuluh indikator penilaian mencakup kesejahteraan mahasiswa, kemampuan kerja lulusan, kualitas akademik, transformasi digital, reputasi global, hingga inovasi.
Data dikumpulkan dari empat sumber intelijen web: Majestic Referring Domains, Similarweb Global Rank, Moz Domain Authority, dan Majestic Trust Flow. Semua metrik kemudian dinormalisasi dan dihitung dengan algoritma rata-rata tertimbang. Hasilnya, skor akhir mencerminkan pengalaman belajar dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, bukan sekadar nama besar institusi.
Telkom University memimpin dengan peringkat nasional ke-11 dan Asia ke-393. Posisi ini sekaligus membuktikan bahwa PTS mampu bersaing dengan universitas negeri ternama. Di bawahnya, Universitas Bina Nusantara (Binus) menempati peringkat 12 nasional dan 395 Asia, disusul Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di peringkat 19 nasional dan 620 Asia.
Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melengkapi lima besar dengan peringkat nasional 23 dan 24. Menariknya, PTS dari Jawa Tengah dan Yogyakarta mendominasi papan atas, menunjukkan distribusi kualitas pendidikan yang merata di luar Pulau Jawa bagian barat.
Berikut daftar lengkap 20 universitas swasta terbaik versi UniRanks 2026 beserta peringkat nasional dan Asia:
UniRanks sendiri mengingatkan bahwa pemeringkatan ini bukanlah penilaian kualitas pendidikan atau layanan akademik secara langsung. "Kami tidak mengklaim untuk memberi peringkat universitas atau program mereka berdasarkan kualitas pendidikan atau layanan akademik yang diberikan," tulis pihak UniRanks di laman resminya. Peringkat ini lebih tepat digunakan sebagai salah satu referensi objektif bagi calon mahasiswa, bukan satu-satunya kriteria dalam memilih tempat belajar.
Pemeringkatan diterbitkan secara berkala setiap Januari dan Juli. Dengan data yang diperbarui dua kali setahun, calon mahasiswa bisa memantau tren kinerja kampus incaran secara lebih dinamis. Kini, pilihan ada di tangan calon mahasiswa: mengejar gengsi atau pengalaman belajar yang terbukti holistik.