X Hadirkan Editor Video Bawaan untuk iOS, Target Konten Orisinal Bukan Repost

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 04:18:02 WIB
X meluncurkan editor video bawaan di iOS untuk mendukung konten orisinal.

KALIMANTAN TENGAH — Kepala Produk X, Nikita Bier, mengumumkan fitur ini langsung melalui akun pribadinya. Ia menyebut editor video ini sebagai alat yang "fungsional" agar unggahan di X bisa "akhirnya menjadi konten orisinal yang tidak ada di platform lain." Pernyataan itu menyiratkan keluhan lama soal banyaknya akun besar yang memanfaatkan konten curian, kadang hingga lima tahun setelah konten tersebut viral pertama kali.

Fitur yang Tersedia di Editor Video X

Editor ini baru tersedia di aplikasi X versi iOS. Bier mengatakan aplikasi Android masih dalam tahap pembangunan ulang. Beberapa fitur yang bisa langsung dipakai antara lain:

  • Overlay teks untuk video dalam berbagai bahasa, dengan opsi kustomisasi tampilan.
  • Efek green screen yang bisa menggunakan foto dari galeri ponsel atau unggahan X lain.
  • Alat perekaman dan pengeditan dasar untuk memotong, menggabung, atau menambahkan elemen visual.

Masalah Konten Curian dan Bots Belum Tuntas

Langkah ini tidak berdiri sendiri. Bier sebelumnya mengakui bahwa konten daur ulang berdampak negatif pada pengalaman pengguna dan bisnis X. Namun, editor video saja tidak akan menyelesaikan akar masalah.

X masih bergulat dengan populasi bot yang luar biasa besar. Pada April lalu, Bier mengklaim X mengidentifikasi dan menangguhkan "208 bot per menit dan terus bertambah." Angka ini menunjukkan skala masalah yang belum sepenuhnya teratasi. Bot tidak hanya menggelembungkan jumlah tayangan, tetapi juga kerap digunakan untuk mencuri dan mengunggah ulang konten.

Selain bot, X belum memiliki alat perlindungan konten sekuat kompetitor. Meta, misalnya, menyediakan fitur bagi kreator Reels untuk memblokir konten curian atau menambahkan tautan atribusi demi monetisasi. YouTube juga punya alat untuk menemukan dan menghapus unggahan ulang tanpa izin.

Insentif untuk Kreator Belum Cukup

Untuk membuat kreator mau eksklusif di X, platform ini harus menawarkan lebih dari sekadar editor video. Kompetitor seperti TikTok, Meta, dan YouTube sudah memiliki ekosistem matang dengan sistem pembayaran yang konsisten dan dapat diandalkan.

Hubungan X dengan kreator besar juga belum sepenuhnya mulus. Bier sempat mengkritik MrBeast, salah satu kreator terbesar di YouTube, terkait jenis konten videonya. Sikap seperti ini bisa menjadi bumerang jika X serius ingin menarik kreator papan atas.

Bukan Sekadar Meniru TikTok

Bier menegaskan bahwa pengembangan fitur video ini bukan semata-mata karena X ingin menjadi seperti TikTok. Ia mengungkapkan bahwa unggahan yang mengandung video sudah mencakup hampir setengah dari total impresi di X. Artinya, video adalah format yang sudah dominan secara organik di platform tersebut.

X bukan satu-satunya platform yang kewalahan dengan spam di era AI. Reddit baru saja mengumumkan penggunaan alat AI untuk memerangi spam dan konten bot yang meningkat drastis berkat model bahasa besar (LLM). Digg, pesaing Reddit yang sempat bangkit, bahkan menutup aplikasinya tahun ini karena tidak sanggup melawan gelombang spam sebagai startup baru.

Bier berjanji masih akan ada lebih banyak pembaruan untuk editor video X dalam beberapa pekan mendatang. Namun, tanpa penyelesaian masalah bot dan perlindungan konten, alat edit ini mungkin hanya akan menjadi tempelan yang tidak mengubah perilaku kreator secara fundamental.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top