NANGABULIK — Dua persimpangan strategis di pusat Kota Nangabulik, Kabupaten Lamandau, kini kembali berfungsi optimal setelah Dinas Perhubungan setempat merampungkan perbaikan APILL. Perbaikan ini menyasar simpang yang selama ini menjadi titik kepadatan kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Kondisi lampu lalu lintas di dua simpang utama itu sebelumnya dilaporkan mati total atau tidak sinkron. Hal ini memicu kemacetan panjang dan meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara motor dan pejalan kaki yang hendak menyeberang.
“Kami terima laporan dari masyarakat dan hasil pemantauan langsung di lapangan. Fungsi APILL sangat krusial di titik ini karena menjadi jalur utama menuju pasar, perkantoran, dan sekolah,” ujar Kepala Dishub Lamandau dalam keterangan resminya.
Petugas teknis dari Dishub Lamandau turun langsung ke lapangan untuk melakukan diagnosa awal. Setelah ditemukan titik kerusakan, perbaikan dilakukan secara bertahap. Beberapa komponen seperti modul kontrol dan kabel penghubung terpaksa diganti karena sudah aus termakan cuaca.
Proses perbaikan berlangsung selama beberapa jam pada hari kerja agar tidak mengganggu arus lalu lintas secara berlebihan. Dishub juga menerjunkan petugas pengatur lalu lintas manual selama pengerjaan berlangsung.
Dengan berfungsinya kembali APILL, arus kendaraan di simpang Jalan Ahmad Yani dan simpang Jalan Diponegoro kini kembali tertib. Pengendara tak lagi harus saling berebut jalan, dan waktu tempuh di kawasan tersebut diprediksi kembali normal.
Dishub Lamandau mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu yang ada. Pengecekan berkala terhadap seluruh titik APILL di Nangabulik akan terus dilakukan untuk mencegah gangguan serupa terulang kembali.