SAMPIT — Peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG menyebutkan bahwa wilayah utara Kotawaringin Timur berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Tiga kecamatan yang masuk dalam zona waspada adalah Antang Kalang, Telaga Antang, dan Bukit Santuei.
BMKG secara spesifik menyoroti tiga kecamatan di wilayah utara Kotim yang masuk kategori waspada cuaca ekstrem. Ketiganya merupakan daerah dataran tinggi yang rawan terhadap bencana tanah longsor jika hujan deras mengguyur dalam waktu lama.
Hujan lebat yang diprediksi turun di kawasan tersebut tidak hanya berpotensi menyebabkan genangan air. Kondisi topografi wilayah utara Kotim yang berbukit membuat ancaman tanah longsor menjadi kekhawatiran utama. Selain itu, luapan sungai kecil di daerah tersebut juga bisa memicu banjir bandang jika curah hujan tinggi terjadi dalam durasi panjang.
Pihak BMKG melalui peringatan dininya meminta warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng bukit untuk lebih waspada. Masyarakat diminta memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi dan segera mengungsi ke tempat lebih aman jika intensitas hujan meningkat secara signifikan. Langkah antisipasi dini seperti membersihkan saluran air dan menyiapkan perlengkapan darurat juga disarankan.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diharapkan segera berkoordinasi dengan camat dan kepala desa di tiga kecamatan tersebut. Langkah mitigasi seperti penyiapan posko darurat dan jalur evakuasi perlu segera disosialisasikan kepada warga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan berarti akibat cuaca ekstrem di wilayah utara Kotim.