PURUK CAHU — Kebakaran yang melanda permukiman padat di Desa Danau Usung, Kabupaten Murung Raya, menyisakan duka bagi delapan jiwa yang kini kehilangan rumah. Api pertama kali terlihat menjilat bagian dapur rumah milik Pikal pada Senin (25/5) siang, saat anak korban tengah memasak menggunakan kompor.
“Api dengan cepat membesar hingga merambat ke seluruh bagian rumah korban,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Murung Raya, Fitrianul Fahriman, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Beruntung, proses pemadaman tidak berlangsung lama. Personel gabungan dari Damkar, TNI, Polri, dan warga setempat berhasil menjinakkan api dalam waktu kurang dari satu jam. Upaya cepat itu mencegah kobaran api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi yang berada di tengah permukiman padat.
Sehari pasca-kebakaran, Selasa (26/5), Ketua KNPI Murung Raya Taufikkurahman langsung turun ke lokasi. Organisasi kepemudaan itu menyalurkan paket sembako, pakaian bekas layak pakai, serta sejumlah uang tunai dalam program bertajuk “KNPI Peduli”.
“Pemuda harus dekat dengan masyarakat dan memiliki insting kepedulian sosial. Kami juga berharap bantuan ini tidak dinilai seberapa banyak jumlah yang diberikan, akan tetapi dilihat dari segi niat untuk membantu,” ujar Taufik saat menyerahkan bantuan di lokasi kebakaran.
Kebakaran di Danau Usung tercatat memengaruhi delapan orang yang terdiri dari dua kepala keluarga. Mereka kini mengungsi sementara di rumah kerabat terdekat. Fitrianul dari BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir cukup besar karena rumah korban ludes tak tersisa.
Setelah penyerahan bantuan yang turut dihadiri Kepala Desa Danau Usung, Taufik berharap gerakan solidaritas tidak berhenti di KNPI. “Kami berharap ada pihak lain ikut memberikan bantuan serupa sehingga akan tercipta kepedulian terhadap masyarakat yang terkena musibah,” pungkasnya.