Harga TBS Sawit Plasma Kalimantan Tengah Periode I-Mei 2026 Turun Rp33,75 per Kg, Petani Terima Rp3.749 per Kg

Penulis: Puguh Triyono  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 11:16:42 WIB
Harga TBS sawit plasma Kalimantan Tengah periode 1-15 Mei 2026 turun Rp33,75 per kg menjadi Rp3.749 per kg.

PALANGKARAYA — Keputusan ini diambil dalam rapat tim penetapan harga TBS sawit mitra plasma Provinsi Kalimantan Tengah untuk periode 1-15 Mei 2026. Penurunan terjadi di tengah fluktuasi harga minyak sawit mentah (CPO) yang ditetapkan Rp15.079,85 per kg dan harga kernel Rp15.049,74 per kg dengan indeks K 92,05%.

Berapa Harga TBS Berdasarkan Usia Tanaman?

Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah merilis daftar harga acuan TBS yang bervariasi menurut umur tanaman. Sawit berumur 3 tahun dihargai Rp3.054,35 per kg, sementara umur 4 tahun naik menjadi Rp3.173,77 per kg. Untuk tanaman yang lebih matang, harga terus meningkat: umur 5 tahun Rp3.325,04 per kg, umur 6 tahun Rp3.454,00 per kg, dan umur 7 tahun Rp3.472,16 per kg.

Memasuki umur produktif, harga TBS umur 8 tahun tercatat Rp3.544,24 per kg dan umur 9 tahun Rp3.626,06 per kg. Puncak harga ada pada tanaman berumur 10-20 tahun dengan nilai Rp3.749,40 per kg. Setelah melewati masa puncak, harga mulai menurun: umur 21 tahun Rp3.696,64 per kg, umur 22 tahun Rp3.600,86 per kg, umur 23 tahun Rp3.496,77 per kg, umur 24 tahun Rp3.405,05 per kg, dan umur 25 tahun Rp3.349,53 per kg.

Apa yang Mempengaruhi Penurunan Harga?

Penurunan harga TBS sebesar Rp33,75 per kg ini terjadi pada periode yang sama dengan harga CPO yang masih bertahan di atas Rp15.000 per kg. Meski demikian, harga di lapangan bisa berbeda dari acuan yang ditetapkan dinas. Pemberitaan ini merujuk pada data resmi Dinas Perkebunan setempat, namun harga riil yang diterima petani tergantung pada negosiasi dengan pabrik kelapa sawit (PKS) dan kualitas TBS yang dipanen.

Kapan Harga Periode Berikutnya Ditetapkan?

Rapat selanjutnya untuk menentukan harga TBS sawit plasma periode II-Mei 2026 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026 di Palangka Raya. Pertemuan ini akan kembali melibatkan tim penetapan harga yang terdiri dari perwakilan pemerintah provinsi, petani plasma, dan pihak pabrik kelapa sawit. Hasil keputusan rapat nantinya akan menjadi acuan harga bagi ribuan petani sawit plasma di seluruh Kalimantan Tengah selama paruh kedua Mei 2026.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: infosawit.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top