Personel Polresta Palangka Raya Siaga Penuh di Konser Akbar Pesparawi, Gereja GKE Sakatik Jadi Pusat Perhatian

Penulis: Qodri Anwar  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 16:12:52 WIB
Personel Polresta Palangka Raya berjaga ketat di Gereja GKE Sakatik selama Konser Akbar Pesparawi Kalteng.

PALANGKA RAYA — Gereja GKE Sakatik di Jalan Baban, Kota Palangka Raya, berubah menjadi venue super ketat pada Selasa (12/5/2026) lalu. Bukan karena insiden kriminal, melainkan untuk mengamankan Konser Akbar Pesparawi Kalteng yang merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju ajang Pesparawi Nasional 2026 di Manokwari, Papua Barat.

Personel gabungan dari Polresta Palangka Raya dan Polda Kalteng diterjunkan dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup. Hal ini diungkapkan oleh Padal Pengamanan Iptu Yudi Hartono mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi.

Pengamanan Terbuka dan Tertutup Demi Rasa Aman

“Polresta Palangka Raya bersama personel pengamanan lainnya melaksanakan pengamanan secara terbuka dan tertutup guna memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan tamu undangan selama kegiatan berlangsung,” ujar Iptu Yudi Hartono dalam keterangannya.

Pola pengamanan terbuka tampak dari personel berseragam yang berjaga di pintu masuk dan area panggung. Sementara pengamanan tertutup dilakukan oleh anggota yang menyamar di antara kerumunan tamu undangan untuk mengantisipasi gangguan keamanan yang tidak terlihat.

Bukan Sekadar Konser, Ada Ibadah dan Persiapan Nasional

Rangkaian kegiatan tidak hanya berisi penampilan musik. Acara diawali dengan ibadah bersama, lalu dilanjutkan konser dari berbagai kategori peserta Pesparawi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi ajang seleksi dan pemanasan bagi kontingen yang akan berlaga di tingkat nasional.

Kehadiran Gubernur Kalimantan Tengah, Kapolda Kalteng, dan Pangdam XXII/Tambun Bungai menambah bobot acara tersebut. Ratusan tamu undangan dan kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Kalteng turut memadati gereja.

Lalu Lintas di Sekitar Gereja Juga Dipantau Ketat

Selain mengamankan area dalam gereja, personel juga diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar Jalan Baban. Pemantauan situasi kamtibmas dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun gangguan keamanan dari luar.

Langkah ini diambil mengingat lokasi gereja yang berada di jalur utama Kota Palangka Raya. Polresta memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dan konser berlangsung aman serta tertib tanpa insiden berarti.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: newsinkalteng.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top