5 Pesan Dwi Saksono untuk 200 Lulusan MAN 1 Pulang Pisau: Jangan Cepat Puas

Penulis: Puguh Triyono  •  Senin, 11 Mei 2026 | 14:32:01 WIB
Dwi Saksono memberikan pesan motivasi kepada 200 lulusan MAN 1 Pulang Pisau agar tidak cepat puas.

Tiga Tahun Belajar, Satu Langkah Awal

Dwi menilai momentum pelepasan ini bukan sekadar akhir masa sekolah, melainkan titik tolak memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi atau dunia kerja. Ia menyebut pendidikan sebagai kunci mencetak generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing.

"Selamat kepada seluruh siswa-siswi yang hari ini resmi dilepas. Ini merupakan awal perjalanan baru untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi," ucap legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Empat Pilar Harapan untuk Para Lulusan

Dalam sambutannya, Dwi menyoroti empat hal yang harus dijaga para alumni. Pertama, nama baik sekolah. Kedua, nama baik keluarga. Ketiga, nama baik daerah. Keempat, pengembangan keterampilan diri di lingkungan masyarakat.

"Karena pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan. Karena itu, para pelajar diminta tidak cepat puas dan terus meningkatkan kompetensi, khususnya di jenjang pendidikan lebih tinggi serta di lingkungan masyarakat," ujar Dwi.

Apresiasi untuk Guru dan Orang Tua

Dwi turut mengapresiasi pihak sekolah, para guru, dan orang tua yang telah mendampingi para siswa hingga menyelesaikan pendidikan. Ia berharap lulusan MAN 1 Pulang Pisau dapat membanggakan semua pihak.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang selama ini telah membimbing serta mendidik anak-anak kita dengan baik. Semoga ke depan lulusan ini dapat membanggakan seluruh pihak, dan peserta didik MAN 1 lainnya bisa lebih berprestasi di segala bidang ilmu, khususnya ilmu agama," harap Dwi.

Acara pelepasan dihadiri langsung Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa'i dan sejumlah anggota DPRD setempat. Kegiatan berlangsung khidmat di aula Banama Tingang yang menjadi saksi perpisahan siswa angkatan ke-17 madrasah tersebut.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: nusakalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top