11.000 Profesional Ketenagalistrikan ASEAN Kumpul di ICE BSD, Bahas Ledakan Listrik Pusat Data

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Selasa, 22 September 2026 | 09:22:31 WIB
profesional ketenagalistrikan dari Indonesia dan ASEAN berkumpul di ICE BSD City pada 22–24 September 2026.

KALIMANTAN TENGAH — Sebanyak 11.000 profesional ketenagalistrikan dari Indonesia dan ASEAN akan berkumpul di ICE BSD City pada 22–24 September 2026 dalam ajang Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026. Forum ini menyoroti lonjakan permintaan listrik dari sektor industri dan pembangunan pusat data yang menekan sistem kelistrikan kawasan. PLN, Tenaga Nasional Berhad Malaysia, hingga Medco Power masuk daftar peserta.

Paragraf pembuka: Clarion Events Asia menggandeng Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) menggelar pameran dan konferensi kelistrikan terbesar di kawasan. Ajang ini bukan sekadar eksibisi peralatan, melainkan ruang adu gagasan soal bagaimana menjaga pasokan listrik tetap andal saat permintaan melesat. Lebih dari 280 perusahaan teknologi global dan ratusan pemimpin industri dijadwalkan hadir.

Permintaan Listrik dari Pusat Data Jadi Sorotan

Tekanan terbesar datang dari dua arah sekaligus: ekspansi industri dan pertumbuhan pusat data yang agresif. Keduanya menuntut pasokan listrik dalam jumlah besar, stabil, dan berkelanjutan. Sementara itu, target dekarbonisasi menuntut pembangkit fosil dikurangi secara bertahap.

Negara-negara ASEAN menghadapi dilema serupa. Mereka perlu menambah kapasitas listrik untuk menopang pertumbuhan ekonomi, tetapi terikat komitmen menurunkan emisi karbon. Ajang di ICE BSD City ini akan membahas persoalan itu dari hulu ke hilir, mulai dari pembangkitan konvensional, energi terbarukan, transmisi, distribusi, penyimpanan energi, hingga digitalisasi jaringan.

Isu kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber untuk infrastruktur kelistrikan juga masuk agenda utama. Dua topik itu kian relevan seiring makin terhubungnya sistem grid dengan teknologi digital.

Nama-Nama Besar yang Sudah Konfirmasi

Sejumlah petinggi perusahaan listrik telah memastikan kehadiran. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, President/CEO Tenaga Nasional Berhad Datuk Ir. Ts. Shamsul Bin Ahmad, Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, serta CEO Medco Power Eka Satria masuk daftar pembicara.

Simon Hoare, Portfolio Director Enlit Asia, menyebut kawasan ASEAN sedang melewati salah satu transformasi terbesar dalam sejarah ketenagalistrikan. "Sektor ketenagalistrikan ASEAN tengah mengalami salah satu transformasi terbesar dalam sejarahnya. Negara-negara di kawasan menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan peningkatan permintaan listrik dengan target dekarbonisasi yang ambisius, sekaligus memperkuat ketahanan energi," ujarnya.

Pameran ini mengusung tema "Powering Regional Sovereignty, Securing Energy Systems Resilience". Tema itu menyoroti upaya tiap negara memperkuat kedaulatan energi masing-masing tanpa mengorbankan keandalan pasokan.

Akses Gratis dan Business Matching

Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung dengan Exhibition Visitor Pass bisa masuk tanpa biaya. Mereka dapat mengikuti sesi konferensi teknis di empat panggung Knowledge Hub, melihat pameran teknologi, dan mengikuti business matching dengan calon mitra proyek.

Bagi pelaku industri, forum ini menjadi tempat mencari jawaban atas pertanyaan mendasar: bagaimana sistem kelistrikan nasional sanggup menopang pertumbuhan ekonomi, hilirisasi industri, dan ekonomi digital tanpa mengorbankan ketahanan energi. Kehadiran 11.000 profesional dari berbagai negara menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya urusan PLN, melainkan agenda bersama kawasan.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top