PALANGKA RAYA — BMKG merilis prakiraan cuaca Kalimantan Tengah yang menunjukkan dominasi udara kabur di hampir seluruh kabupaten dan kota. Kondisi ini tersaji dalam laman bmkg.go.id yang diakses pada Minggu 20 September 2026 pukul 08.31 WIB.
Dari 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng, sebanyak 11 wilayah diprakirakan mengalami udara kabur. Tiga wilayah lainnya, yakni Barito Selatan, Barito Timur, dan Palangka Raya, diprakirakan dilanda kabut asap.
Di klaster barat, udara kabur menyelimuti Kotawaringin Barat bersama dua tetangganya, Sukamara dan Lamandau. Wilayah ini mencakup pesisir selatan hingga perbatasan dengan Kalimantan Barat.
Klaster tengah dan timur tidak luput. Kotawaringin Timur bersama Seruyan dan Katingan juga diprakirakan dilanda udara kabur. Adapun Kapuas, Pulang Pisau, dan Gunung Mas mengalami kondisi serupa.
Wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito terbelah. Barito Utara dan Murung Raya diselimuti udara kabur, sementara Barito Selatan dan Barito Timur justru dilanda kabut asap.
Palangka Raya menjadi satu-satunya kota di Kalteng yang diprakirakan mengalami kabut asap. Kondisi ini berbeda dari mayoritas kabupaten yang hanya dilanda udara kabur.
Dua kabupaten lain yang juga dilanda kabut asap adalah Barito Selatan dan Barito Timur. Barito Timur bahkan mencatat suhu tertinggi, mencapai 36 derajat celsius.
Suhu udara di Bumi Tambun Bungai diperkirakan tetap panas. Sebagian besar wilayah berada pada kisaran 25-35 derajat celsius, dengan variasi antarwilayah.
Murung Raya mencatat suhu terendah, yakni 22-32 derajat celsius. Adapun Barito Timur menjadi wilayah terpanas dengan rentang 26-36 derajat celsius.
Kabut asap di Palangka Raya, Barito Selatan, dan Barito Timur berpotensi mengganggu aktivitas luar ruang. Warga yang hendak beraktivitas pagi disarankan memantau kondisi terkini.
BMKG memperbarui prakiraan cuaca secara berkala melalui laman resminya. Informasi terbaru dapat diakses untuk memantau perubahan kondisi di masing-masing kabupaten dan kota.