Konami Targetkan Rilis Game Silent Hill Baru Tiap Tahun, Siap Ekspansi ke Lokasi Non-Amerika

Penulis: Puguh Triyono  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:28:02 WIB
Konami menargetkan rilis game Silent Hill baru setiap tahun untuk menjaga keberlanjutan waralaba.

KALIMANTAN TENGAH — Produser Silent Hill, Motoi Okamoto, mengungkapkan ambisi Konami untuk merilis game baru dari franchise horor andalannya secara tahunan. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan Gamesradar di ajang Gamescom 2026, di mana ia menegaskan bahwa tim pengembang sedang mencari pendekatan baru agar seri ini tidak mandek.

“Jika kami tetap fokus pada setting Amerika yang sama, itu akan menghabiskan kemungkinan naratif dan berpotensi menyebabkan kelelahan bagi pemain,” ujar Okamoto. Strategi ini menjadi sinyal bahwa Konami serius merevitalisasi Silent Hill setelah sempat vakum lama.

Proyek Rahasia dan Perombakan Setting

Okamoto mengonfirmasi bahwa beberapa proyek Silent Hill yang belum diumumkan sedang dalam pengembangan aktif. Ia tidak mau membocorkan detail spesifik, tetapi menjanjikan kejutan positif bagi para penggemar yang sudah lama menunggu kelanjutan seri ini.

“Masih ada banyak proyek yang sedang berjalan dan judul yang sangat belum diumumkan. Kami ingin pemain tahu bahwa masih ada lebih banyak pengalaman yang akan datang, dan banyak jenis game yang kami yakini akan memberikan kejutan positif,” jelasnya.

Langkah ini sejalan dengan pernyataan presiden Konami, Hideki Hayakawa, yang menyebut perusahaan secara aktif menggarap ulang IP paling ikoniknya. Dalam wawancara dengan Nikkei Gaming pada 23 Juli, Hayakawa menyebut Silent Hill, Metal Gear, dan Castlevania sebagai prioritas utama.

“Perusahaan kami telah membuat game selama lebih dari 50 tahun dan memegang beberapa IP yang dicintai penggemar secara global. Kami menyimpulkan bahwa menghidupkan kembali properti ini adalah cara efektif untuk memaksimalkannya,” kata Hayakawa.

Silent Hill f Jadi Titik Balik

Rencana ekspansi setting ini sudah mulai terlihat dari Silent Hill f yang mengambil latar Jepang era 1960-an, pergeseran radikal dari nuansa kota fiktif di Amerika yang melekat pada seri ini. Game tersebut menjadi bukti awal bahwa Konami serius mengeksplorasi wilayah naratif baru.

Selain Silent Hill f, Konami juga menyiapkan Silent Hill: Townfall yang dijadwalkan rilis pada 22 September mendatang. Kedua judul ini akan menemani kesuksesan Silent Hill 2 Remake yang dirilis sebelumnya dan mendapat sambutan positif dari kritikus maupun pemain.

Hayakawa juga menegaskan filosofi perusahaan untuk merilis game di berbagai platform selama masih ada peminatnya. “Alih-alih fokus intens pada satu IP tertentu, kami membangun struktur yang memungkinkan kami mendorong banyak IP secara bersamaan dengan energi yang sama,” jelasnya.

Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini tentu menarik mengingat basis pemain horor di Tanah Air cukup besar. Dengan strategi rilis tahunan dan variasi setting, Konami tampaknya ingin memastikan Silent Hill tidak hanya sekadar nostalgia, tetapi punya daya tarik berkelanjutan bagi generasi baru pemain.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: ign.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top