NANGA BULIK — Norol Latifah Rizky Aditya Putra turun langsung ke dua taman kanak-kanak di Kelurahan Nanga Bulik pada hari pertama MPLS tahun ajaran baru. Di TK Melati dan TK Al Huda, ia menyapa peserta didik baru, berinteraksi dengan guru, serta mengamati aktivitas belajar siswa.
Menurut Norol, MPLS merupakan tahapan penting bagi anak usia dini untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Fase ini menjadi momen pertama mereka mengenal guru, teman sebaya, hingga suasana sekolah.
"Oleh karena itu, seluruh kegiatan harus dikemas secara edukatif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak," ujar Norol dalam keterangannya.
Norol menekankan pentingnya menciptakan suasana MPLS yang ramah anak. Ia meminta agar kegiatan bebas dari perundungan maupun tindakan lain yang berpotensi mengganggu kenyamanan psikologis peserta didik.
"Kami berharap MPLS menjadi momen membahagiakan agar anak merasa nyaman dan selalu bersemangat datang ke sekolah setiap hari," jelasnya.
Selain memantau jalannya kegiatan, Norol mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga pendidik yang telah mempersiapkan MPLS dengan matang. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk orang tua, untuk proaktif mendukung proses adaptasi anak.
"Saya mengajak seluruh pihak, termasuk orang tua, untuk bersama-sama mendampingi proses adaptasi anak agar tumbuh rasa percaya diri dan semangat belajar mereka sejak dini," kata Norol.
Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap pelaksanaan MPLS di seluruh satuan pendidikan anak usia dini dapat berlangsung tertib dan aman. Langkah ini dinilai sebagai fondasi penting untuk membentuk karakter sekaligus menanamkan kecintaan anak terhadap dunia pendidikan sejak awal.