KALIMANTAN TENGAH — Kepastian itu disampaikan Infantino dalam wawancara dengan BBC, Rabu (24/6/2026). "Kami akan bersama presiden menikmati final dan menyerahkan trofi kepada pemenang," ujar pria asal Swiss itu. Saat ditanya apakah penyerahan trofi dilakukan bersama-sama, Infantino menjawab singkat, "Tentu saja, kami selalu bersama."
Piala Dunia 2026 digelar di tiga negara — AS, Kanada, dan Meksiko — sejak 11 Juni. Dari total 104 pertandingan, Amerika Serikat menjadi tuan rumah utama dengan menggelar 78 laga. Namun, jadwal kepresidenan yang padat membuat Trump belum sekalipun menyaksikan pertandingan secara langsung selama turnamen berlangsung.
Direktur Eksekutif Gugus Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, menjelaskan bahwa Trump memiliki ketertarikan besar terhadap olahraga. "Tetapi jadwalnya sebagai presiden sangat ketat," katanya. Meski begitu, dalam beberapa bulan terakhir Trump beberapa kali tampil di ajang olahraga besar lainnya.
Kedekatan Infantino dan Trump bukanlah hal baru dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran Trump di final nanti sekaligus menegaskan sinergi antara FIFA dan Gedung Putih dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Stadion MetLife di New Jersey akan menjadi saksi momen bersejarah tersebut pada 20 Juli mendatang (WIB).
Belum diketahui secara pasti tim mana yang berhasil mencapai partai final. Namun, kepastian kehadiran kepala negara tuan rumah utama di laga puncak menjadi nilai tambah tersendiri bagi prestise turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.