MUARA TEWEH — Semangat syiar Islam mewarnai keikutsertaan kontingen Kabupaten Barito Utara dalam MTQ VIII Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Sebanyak 53 peserta dari daerah Bumi Iya Mulik Bengkang Turan itu siap berlomba di 18 cabang yang digelar di Puruk Cahu pada 23-28 Juni 2026.
Mery Rukaini menekankan bahwa esensi keikutsertaan ASN dalam MTQ ini bukan semata-mata mengejar gelar juara. "Kalah menang itu merupakan hal biasa, namun berdoa dan berusaha adalah kunci utamanya dalam sebuah pertandingan," ujarnya di Muara Teweh, Rabu.
Ia juga mengingatkan agar para peserta tidak lupa menjadikan setiap cabang lomba sebagai sarana meningkatkan nilai ibadah. Menurut politisi ini, MTQ Korpri bukan hanya ajang kompetisi, melainkan juga wahana memperkuat silaturahmi antar abdi negara dan abdi masyarakat dari berbagai instansi.
Di tengah padatnya jadwal perlombaan, Mery secara khusus meminta para kontingen untuk menjaga kondisi kesehatan. Ia juga berharap pelatih dan ofisial turut menjaga ketertiban serta kenyamanan selama bertanding di Puruk Cahu.
"Semoga apapun hasilnya nanti yang didapat itulah yang terbaik bagi daerah kita. Bila belum mendapatkan juara umum atau juara 1, masih ada hari selanjutnya dengan terus berusaha dan mempelajari lebih giat lagi," pesan Mery.
Kontingen Barito Utara dijadwalkan mengikuti seleksi awal di tingkat daerah sebelum akhirnya bertolak ke lokasi MTQ. Ajang ini menjadi agenda rutin Korpri untuk meningkatkan kompetensi spiritual ASN sekaligus mempererat solidaritas antarpegawai negeri di Kalimantan Tengah.