Bupati Barito Timur M Yamin Ajak 315 Mahasiswa UPR Jadi Agen Perubahan di 21 Desa Selama KKN

Penulis: Qodri Anwar  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39:01 WIB
Bupati Barito Timur M Yamin memberikan arahan kepada 315 mahasiswa UPR sebelum pelaksanaan KKN di 21 desa.

TAMIANG LAYANG — Sebanyak 315 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) akan diterjunkan ke 21 desa di Kabupaten Barito Timur untuk program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama satu bulan penuh. Bupati Bartim M Yamin meminta para peserta tidak sekadar menjalani kewajiban akademik, tetapi menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.

"Kami berharap para mahasiswa dapat berperan memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah," kata Yamin saat memberikan pembekalan secara daring melalui Zoom Meeting, kemarin.

KKN sebagai Laboratorium Sosial Mahasiswa

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim itu menegaskan bahwa KKN merupakan wadah ideal untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan. Menurutnya, mahasiswa juga bisa belajar langsung dari dinamika kehidupan masyarakat desa.

"KKN merupakan wadah yang sangat baik untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat," ucap Yamin.

Bupati menyebut keberadaan mahasiswa di desa-desa bukan hanya sebagai sarana penerapan teori kuliah. Lebih dari itu, mereka memiliki kesempatan untuk memahami potensi dan tantangan yang dihadapi desa secara langsung.

Target Program: Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Yamin mendorong para peserta KKN untuk menghadirkan program-program yang kreatif dan inovatif. Program tersebut diharapkan mampu mendukung pemberdayaan masyarakat serta pembangunan desa secara berkelanjutan.

"Para peserta KKN UPR mampu menghadirkan program-program yang kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Yamin.

Selama pengabdian, setiap mahasiswa akan didampingi oleh 21 dosen pembimbing lapangan. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan inovasi yang berdampak positif sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pembangunan berbasis pengetahuan.

Pesan Bupati: Jaga Etika dan Hormati Adat Lokal

Yamin juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta KKN. Ia meminta mahasiswa senantiasa menjaga etika, menghormati adat istiadat dan budaya lokal, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.

"Jaga nama baik Universitas Palangka Raya selama menjalankan pengabdian di Barito Timur," pesannya.

Bupati menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat merupakan kunci penting mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Barito Timur yang SEGAH — Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis.

Pelaksanaan KKN ini juga dirancang menjadi ruang pembelajaran berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta pemecahan masalah di tengah masyarakat. Dengan dukungan penuh dari Pemkab Bartim, program ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara teori akademik dan kebutuhan riil di lapangan.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top