PURUK CAHU — Dina Maulidah menekankan pentingnya peran organisasi adat dalam mendukung program pembangunan di kabupaten yang terletak di bagian utara Kalimantan Tengah itu. Menurutnya, kepengurusan baru KKB yang diisi oleh para tokoh dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah.
DPRD menilai bahwa organisasi kedaerahan seperti KKB memiliki pengaruh kuat di tingkat akar rumput. Dengan dipimpin langsung oleh wakil bupati, koordinasi antar lembaga diyakini bisa berjalan lebih efektif.
“Tentunya kami ingin KKB bersama kerukunan-kerukunan yang lainnya juga bisa bersinergi dengan pemerintah daerah,” kata Dina di Puruk Cahu.
Dina mengusulkan agar setelah terbentuknya kepengurusan, KKB segera merumuskan program kerja yang konkret. Ia mendorong pembentukan pengurus hingga tingkat kecamatan, mengingat hampir seluruh desa di Murung Raya memiliki populasi masyarakat Bakumpai.
“Juga melakukan acara pertemuan rutin, misalnya dikemas dengan acara pengajian. Saya juga mendukung rencana pengurus baru yang akan melaksanakan Festival Budaya Bakumpai dalam waktu dekat,” tuturnya.
Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga nilai tradisi dan budaya lokal, sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarwarga. Festival budaya juga diharapkan dapat menjadi agenda wisata tahunan yang mengangkat identitas Kabupaten Murung Raya.
Terpilihnya Rahmanto Muhidin sebagai ketua KKB mendapat sambutan positif dari DPRD. Dina berharap posisi strategis yang diemban wakil bupati dapat mempercepat realisasi program-program kerukunan.
“Dengan dipercayanya bapak wakil bupati sebagai Ketua KKB Murung Raya, tentunya sangat berharap KKB lebih meningkatkan perannya dalam mendukung pembangunan di daerah ini,” ujar Dina.
Organisasi ini diharapkan tidak hanya bergerak di bidang sosial dan budaya, tetapi juga aktif mengawal jalannya pembangunan fisik dan sumber daya manusia di Murung Raya.