PLN Tambah Jam Nyala Listrik di Pulau Paku Morowali Jadi 18 Jam, Nelayan Bisa Produksi Es Ikan di Siang Hari

Penulis: Qodri Anwar  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:51:02 WIB
PLN memperpanjang jam nyala listrik di Pulau Paku Morowali menjadi 18 jam per hari.

KALIMANTAN TENGAH — Kebijakan ini diumumkan bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan langkah ini bukan sekadar urusan teknis penerangan.

“Peningkatan jam operasi dari 12 jam menjadi 18 jam di Pulau Paku ini merupakan langkah konkret PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor perikanan dan UMKM,” ujar Usman dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (30/5).

Dorong Produktivitas Nelayan dan UMKM

Dengan tambahan enam jam pasokan listrik di siang hari, nelayan setempat kini bisa memproduksi es batu untuk pengawetan ikan tanpa harus menunggu malam. Sebelumnya, keterbatasan listrik menjadi kendala utama yang membatasi produktivitas ekonomi warga kepulauan.

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bungku, Ika Safitri Ismail, yang hadir langsung di lokasi peresmian, menyebut pihaknya akan terus bersiaga menjaga performa mesin pembangkit dan jaringan distribusi. “Peningkatan jam operasi ini merupakan respons cepat PLN terhadap aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat Pulau Paku,” jelas Ika.

Target 24 Jam Non-Stop

PLN tidak berhenti di angka 18 jam. Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengevaluasi keandalan mesin dan pasokan bahan bakar secara berkala pasca-peresmian.

“Ini adalah fase krusial menuju target operasional 24 jam non-stop demi menghadirkan energi yang andal dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutur Ansar.

Apresiasi dari Pemkab Morowali

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Ia menilai sinergi antara PLN dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menyejahterakan warga kepulauan.

“Kehadiran listrik yang kini jauh lebih lama di siang hari akan mengubah wajah perekonomian di sini,” pungkas Iksan.

Pulau Paku merupakan salah satu wilayah kepulauan yang masuk dalam kategori daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Perluasan akses listrik di kawasan ini menjadi prioritas PLN untuk mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: barta1.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top