SAMPIT — Seorang pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan menjadi korban kecelakaan di Jalan RA Kartini, Sampit, Kalimantan Tengah, pada Senin malam (1/6/2026). Korban mengalami luka-luka setelah motor yang dikendarainya tersangkut kabel yang melintang di tengah jalan.
Kabel tersebut diduga sengaja ditebas oleh warga hingga melintang rendah dan tidak terlihat oleh pengendara dari jarak jauh. Akibatnya, korban yang melaju dengan kecepatan sedang tidak sempat menghindar dan langsung tersangkut, lalu terjatuh ke aspal.
Peristiwa bermula saat korban melintas di Jalan RA Kartini, salah satu ruas jalan utama di Sampit. Dalam kondisi malam hari dengan pencahayaan terbatas, kabel yang melintang di ketinggian sekitar satu meter dari permukaan jalan sulit dikenali.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan pertama. Korban dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan kasus ini.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan bahwa kabel tersebut sebelumnya merupakan kabel udara yang tidak terpakai. Sejumlah warga diduga menebas tiang penyangga atau kabel itu sendiri, sehingga jatuh dan melintang di badan jalan.
Tidak diketahui secara pasti motif di balik aksi tersebut. Namun, peristiwa ini memicu kekhawatiran di kalangan pengemudi ojol dan pengguna jalan lain, terutama yang melintas di malam hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai penangkapan atau pemeriksaan terhadap pelaku penebasan kabel. Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan di lapangan dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga dan instansi terkait untuk lebih aktif mengawasi potensi bahaya di jalan raya, terutama kabel-kabel yang tidak terawat atau sengaja dirusak. Pengemudi ojol dan pengendara lain diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas jalan dengan pencahayaan minim.