PALANGKA RAYA — Peresmian HUMIKEA berlangsung sederhana, diisi dengan syukuran, doa bersama, dan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas hadirnya lembaga yang diperuntukkan bagi warga lanjut usia di ibu kota provinsi tersebut.
Pendiri Yayasan Hasanka Boarding School sekaligus Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, H. Iwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa peresmian HUMIKEA awalnya direncanakan pada Juni 2026. Namun jadwal itu dimajukan karena berdekatan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang jatuh pada 29 Mei.
“Awalnya direncanakan bulan depan dan sekalian mengundang Wali Kota. Namun karena kemarin bertepatan dengan Hari Lanjut Usia Nasional, akhirnya kami memutuskan melaksanakan peresmian hari ini,” ujar Iwan di Palangka Raya.
Iwan menjelaskan, HUMIKEA hadir sebagai tempat pembinaan bagi para lansia dengan konsep yang menggabungkan pelayanan sosial dan pendidikan keagamaan. Para penghuni tidak hanya tinggal, tetapi juga mendapatkan pembinaan spiritual dan berbagai kegiatan pengembangan diri.
“Kami ingin membangun pesantren lansia. Konsepnya memang memiliki kemiripan dengan panti jompo, tetapi di sini juga ada kegiatan pembinaan keagamaan dan pengembangan diri bagi para lansia,” jelasnya.
Menurut Iwan, keberadaan pesantren lansia masih sangat terbatas di Kalimantan Tengah. HUMIKEA menjadi yang pertama di provinsi tersebut. Ia berharap lembaga ini dapat menjadi wadah yang memberikan manfaat sekaligus inspirasi bagi pengembangan layanan serupa di daerah lain.
“Setahu saya, belum ada pesantren lansia di Kalimantan Tengah. Semoga apa yang telah dibangun ini dapat memberikan manfaat yang luas, khususnya bagi para lansia,” tuturnya.
Keberadaan HUMIKEA diharapkan tidak hanya menjadi tempat bernaung bagi para lanjut usia, tetapi juga menjadi ruang bagi mereka untuk tetap aktif, produktif, dan memperdalam nilai-nilai keagamaan di masa senja. Lembaga ini dirancang agar para lansia tetap memiliki kegiatan bermakna, bukan sekadar menjalani hari-hari di tempat tinggal.