BANJARBARU — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah memastikan pasokan listrik tetap andal selama Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Perusahaan menyiapkan daya mampu sebesar 1.151,50 Mega Watt (MW) untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
PLN memproyeksikan beban puncak pada periode siaga Idul Adha mencapai 1.085,1 MW. Artinya, sistem kelistrikan masih memiliki cadangan daya sebesar 66,4 MW. Angka ini dianggap cukup untuk menutup kebutuhan tambahan listrik saat puncak ibadah dan aktivitas berkumpul keluarga.
“PLN UID Kalselteng berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal selama perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, di Banjarbaru.
PLN membentuk posko siaga di berbagai titik strategis, termasuk pusat keramaian, lokasi VVIP, tempat pelaksanaan salat Idul Adha, dan fasilitas pelayanan publik. Posko ini menjadi pusat koordinasi percepatan penanganan jika terjadi kendala kelistrikan.
Ratusan personel siaga dikerahkan dengan dukungan kendaraan operasional untuk mempercepat mobilitas petugas di lapangan. Peralatan pendukung seperti genset, gardu bergerak, UPS, dan perangkat komunikasi operasional juga disiapkan untuk memastikan respons cepat.
PLN telah melakukan inspeksi jaringan, pemeliharaan gabungan, dan pengecekan berlapis pada objek vital secara intensif menjelang hari raya. Iwan menambahkan, koordinasi operasional di seluruh unit diperkuat untuk mengantisipasi potensi gangguan.
“Selain menjaga keandalan pasokan, kami juga memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan tetap optimal selama masa siaga Idul Adha. Personel PLN disiagakan selama 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” lanjut Iwan.
PLN mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana layanan kelistrikan yang mudah dan cepat. Aplikasi ini dapat digunakan untuk melaporkan gangguan, mengecek tagihan, hingga mengakses informasi terkini seputar pasokan listrik.
“Momentum Idul Adha merupakan waktu yang penuh makna bagi masyarakat. Karena itu, PLN hadir dengan kesiapan penuh agar seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung lancar tanpa gangguan kelistrikan,” tutup Iwan. (*)