KUALA KURUN — Upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Sabtu (23/5) pagi. Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.
Hadir dalam upacara tersebut unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, pejabat eselon III dan IV, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Gunung Mas.
Dalam sambutannya, Gubernur mengungkapkan bahwa implementasi berbagai program pembangunan saat ini baru berjalan efektif sekitar satu hingga satu tahun tiga bulan. Hal ini lantaran masih menyesuaikan dengan siklus APBD yang telah berjalan sebelumnya.
Pemerintah daerah juga diminta terus mendukung program ASTA CITA Presiden RI agar pembangunan daerah selaras dengan pemerintah pusat.
Salah satu poin yang ditekankan Gubernur adalah pentingnya kemandirian daerah. Menurutnya, daerah yang kuat adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. Karena itu, pemkab dan pemkot di Kalteng didorong memperkuat kemandirian melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pesan khusus disampaikan kepada generasi muda Kalimantan Tengah agar terus berani bermimpi besar, bekerja keras, dan berinovasi demi kemajuan daerah.
“Jangan pernah merasa kalah karena berasal dari daerah. Dunia hari ini akan dimenangkan oleh mereka yang memiliki ide, karakter, dan kemauan untuk terus belajar,” demikian kutipan pesan gubernur kepada para pemuda.
Memasuki musim kemarau, Gubernur mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kalimantan Tengah merupakan salah satu daerah rawan bencana tersebut.
Selain itu, masyarakat diajak memanfaatkan pekarangan rumah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan keluarga. Gubernur mencontohkan, warga bisa menanam cabai, sayur-mayur, buah-buahan, maupun komoditas sederhana lainnya.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat Huma Betang sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam menjaga budaya, lingkungan, serta masa depan generasi mendatang.
“Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Dirgahayu Bumi Tambun Bungai. Maju dan Jaya Provinsi Kalimantan Tengah, Maju dan Jaya NKRI,” tutup sambutan gubernur.