Pamapersada Nusantara Buka Lowongan FGDP 2026: Peluang Karier Lulusan S1 Teknik dan Akuntansi di Grup Astra

Penulis: Puguh Triyono  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 11:47:23 WIB
Pamapersada Nusantara membuka lowongan FGDP 2026 untuk lulusan S1 Teknik dan Akuntansi.

KALIMANTAN TENGAH — Deru mesin alat berat di tengah belantara Kalimantan dan riuh operasional tambang di Sulawesi menanti talenta muda Indonesia. PT Pamapersada Nusantara (PAMA), pilar utama kontraktor penambangan milik Astra Group, kembali memanggil lulusan baru terbaik untuk terjun langsung ke industri hulu melalui Fresh Graduate Development Program (FGDP) 2026. Langkah ini menjadi gerbang emas bagi mereka yang ingin membangun karier tangguh di luar Pulau Jawa.

Menantang Nyali dan Kompetensi di Area Job Site

Bekerja di industri pertambangan bukan sekadar urusan duduk di balik meja kantor ber-AC di Jakarta. Para peserta program ini nantinya akan dikirim langsung ke garis depan operasional PAMA yang tersebar di Kalimantan, Sumatera Selatan, hingga Sulawesi. Perjalanan dinas ke wilayah-wilayah ini akan menjadi bagian dari petualangan karier guna memastikan roda bisnis perusahaan tetap berjalan optimal.

Manajemen PAMA menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mencetak pemimpin masa depan yang paham lapangan secara mendalam. Oleh karena itu, kesiapan mental untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis serta kepatuhan tinggi terhadap standar keselamatan kerja (K3) menjadi harga mati bagi setiap pelamar.

Menakar Kebutuhan Posisi Business Development

Bagi lulusan teknik yang memiliki jiwa bisnis kuat, posisi Business Development Officer (BDO) menjadi peluang yang sangat menarik. Petugas di posisi ini bertanggung jawab penuh dalam mencari peluang bisnis baru, mengelola proyek berjalan, hingga menjaga kepuasan klien raksasa pertambangan. Posisinya yang strategis membuat perusahaan menetapkan standar tinggi untuk menyaring kandidat terbaik.

Kandidat yang dicari harus merupakan lulusan S1 Teknik Pertambangan, Teknik Geologi, atau Teknik Sipil, diutamakan dari universitas terkemuka. PAMA mensyaratkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,50 sebagai bukti ketajaman akademis pelamar. Selain itu, kemampuan bahasa Inggris mumpuni dengan skor TOEFL minimal 500 serta keterampilan komunikasi aktif sangat dibutuhkan untuk berinteraksi dengan pemangku kepentingan.

Mengelola Arus Kas dan Pajak di Sektor Finansial

Di sisi lain, kestabilan operasional tambang tidak akan terwujud tanpa tata kelola keuangan yang presisi di belakang layar. Di sinilah peran penting Finance & Administration Officer (FAO) diuji untuk mencatat transaksi, memantau kas harian, hingga menghitung kewajiban perpajakan perusahaan secara akurat. Peran ini sangat krusial dalam menjaga kesehatan finansial seluruh proyek di area kerja.

PAMA mencari lulusan S1 atau D4 Akuntansi dengan IPK minimal 3,00 yang memiliki pemahaman kuat mengenai proses penganggaran dan perpajakan untuk mengisi posisi FAO ini. Penguasaan perangkat lunak pendukung seperti Microsoft Office dan skor TOEFL minimal 450 menjadi nilai tambah yang sangat diperhitungkan. Pemahaman dasar mengenai proses bisnis pertambangan juga akan membantu kandidat beradaptasi lebih cepat di lingkungan kerja baru.

Langkah Mendaftar Sebelum Tenggat Juni 2026

Proses rekrutmen ini sepenuhnya dilakukan secara daring guna memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh anak bangsa dari Sabang sampai Merauke. Para pencari kerja yang memenuhi seluruh kriteria umum, termasuk tidak buta warna dan belum pernah mengikuti seleksi PAMA setahun terakhir, dapat langsung mendaftarkan diri.

Pendaftaran akan ditutup rapat pada tanggal 4 Juni 2026 mendatang melalui laman resmi career.pamapersada.com. Calon pelamar diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen pendukung dengan saksama sebelum mengirimkan aplikasi mereka.

Kesempatan emas bergabung dengan salah satu ekosistem bisnis terbesar di Indonesia ini bisa menjadi langkah awal yang kokoh untuk mengukir prestasi profesional di masa depan.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: kompas.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top