Antoine Griezmann Pamit dari Atletico Madrid dengan Permintaan Maaf dan Air Mata di Metropolitano

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Senin, 18 Mei 2026 | 04:05:13 WIB
Antoine Griezmann mengucapkan selamat tinggal di Stadion Metropolitano usai laga Atletico Madrid kontra Girona.

KALIMANTAN TENGAH — Suasana haru menyelimuti Stadion Metropolitano saat Antoine Griezmann memberikan pidato perpisahan usai Atletico Madrid mengalahkan Girona 1-0 di La Liga. Pemain berusia 35 tahun itu akan bergabung dengan klub MLS, Orlando City, pada akhir musim setelah total sepuluh musim membela Los Rojiblancos dalam dua periode terpisah.

Griezmann, yang menyumbang assist tunggal untuk gol Ademola Lookman di laga tersebut, mengakui bahwa ia masih menyimpan penyesalan mendalam. "Saya tahu banyak dari kalian sudah memaafkan saya, tapi beberapa masih belum. Jadi, saya minta maaf lagi," ujarnya di depan stadion yang penuh sesak.

Penyesalan di Usia Muda dan Perjalanan Pulang ke Atletico

Griezmann mengakui keputusan hengkang ke Barcelona pada 2019 adalah langkah yang terburu-buru. "Saya tidak menyadari betapa besar cinta yang saya terima di sini. Saya masih sangat muda, dan saya melakukan kesalahan," katanya.

Ia menegaskan bahwa setelah merenung, ia melakukan segalanya untuk bisa kembali ke Atletico dan menikmati momen bersama tim lagi. Kepulangannya pada 2021, awalnya dalam status pinjaman sebelum dipermanenkan, menjadi babak baru yang emosional dalam kariernya.

Legenda Hidup: 212 Gol dan 500 Pertandingan Bersama Simeone

Bergabung dari Real Sociedad pada 2014 sebagai pemain sayap kiri, Griezmann menjelma menjadi striker kelas dunia di bawah asuhan Diego Simeone. Ia kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Atletico dengan torehan 212 gol dari 500 pertandingan.

Simeone memberikan penghormatan khusus kepada anak asuhnya. "Kamu datang bermain di sayap, dan kami menempatkanmu di tengah. Kamu menjadi haus gol. Kamu memiliki sesuatu yang menular bagi rekan setim, dan itu membawamu ke tempat yang layak kamu dapatkan," ujar pelatih asal Argentina itu.

Trofi yang Terukir: Europa League 2018 dan Piala Dunia 2018

Satu-satunya trofi utama Griezmann bersama Atletico adalah Liga Europa 2018, yang ia menangkan sebelum membawa Prancis juara Piala Dunia di Rusia pada musim panas yang sama. Meski Simeone membawa Atletico juara La Liga 2014 dan 2021, Griezmann tiba setelah gelar pertama dan sedang berada di Barcelona saat gelar kedua diraih.

Dalam pidatonya, Griezmann juga berterima kasih kepada seluruh rekan setim dari 2014 hingga sekarang. "Luar biasa bisa berbagi semuanya dengan mereka. Setiap pertempuran, setiap kemenangan, dan setiap kekalahan," katanya.

Torres dan Godin Ikut Merayakan, Presiden Cerezo Turun Tangan

Perpisahan itu turut dihadiri legenda Atletico seperti Fernando Torres dan Diego Godin, yang hadir bersama keluarga Griezmann dan presiden klub Enrique Cerezo. Torres memberikan pujian setinggi langit: "Hari ini adalah hari Antoine — dia pasti yang terbaik dari yang pernah kami lihat dengan mata kepala sendiri di sini."

Griezmann menutup pidatonya dengan mengucapkan terima kasih kepada pelatih Simeone, yang menurutnya "mengubah segalanya" bagi Atletico. Kini, petualangan baru menanti di Orlando City, tapi nama Griezmann akan selamanya terukir sebagai legenda di Metropolitano.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: sports.yahoo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top