PURUK CAHU — Pelayanan publik di Samsat Murung Raya (Mura) tidak lagi sekadar urusan meja dan stempel. Sejak program "Polantas Menyapa" digalakkan, setiap pemohon perpanjangan plat nomor dan pajak kendaraan bermotor mendapat pendampingan langsung dari petugas yang menerapkan budaya 5S: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun.
Kasat Lantas Polres Mura, Iptu Hana Cahyadi, mengatakan bahwa pendekatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam reformasi birokrasi di bidang lalu lintas. "Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga menyentuh hati masyarakat," ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Iptu Hana menegaskan bahwa prinsip 5S bukanlah pajangan di dinding, melainkan standar operasional yang wajib dijalankan. Setiap petugas di lingkungan Samsat Mura dituntut sigap dalam tugas administrasi sekaligus ramah saat berhadapan dengan wajib pajak.
"Pelayanan publik tidak hanya soal administrasi, tetapi juga tentang sikap dan empati. Dengan 5S, kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman dan percaya terhadap pelayanan yang diberikan," tambahnya.
Pelayanan yang dipermudah ini mencakup pengurusan pembayaran pajak kendaraan bermotor, perpanjangan STNK, pengesahan, hingga penerbitan BPKB. Semua proses dilakukan secara transparan dan mudah dipahami, sehingga masyarakat dapat menyelesaikan kewajibannya tanpa kebingungan.
Suasana kantor yang tertib, ramah, dan teratur menjadi bukti nyata perubahan wajah pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat. Wajib pajak yang datang tampak antusias dan memberikan respons positif terhadap pelayanan humanis tersebut.
Kelancaran kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi antara Satlantas Polres Murung Raya, UPPD Kabupaten Murung Raya, dan Bank Kalteng. Ketiga institusi berkolaborasi memberikan kemudahan bagi wajib pajak mulai dari pembayaran hingga penerbitan dokumen kendaraan.
Seluruh rangkaian pelayanan berlangsung aman, lancar, dan tertib. Dengan pendekatan "Polantas Menyapa", Polres Murung Raya berharap kesan angker terhadap kantor polisi perlahan luntur, berganti dengan citra pelayan masyarakat yang profesional dan bersahabat.