PALANGKA RAYA — Sebanyak 12 kategori lomba akan diisi kontingen Kalimantan Tengah pada ajang Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Mulai dari Paduan Suara Campuran Dewasa, Remaja Pemuda, Pria, Wanita, Anak, hingga Vokal Grup dan Musik Pop Gerejawi. Konser akbar di Gereja Kalimantan Evangelis Sakatik, Senin lalu, menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus gladi bersih sebelum pemberangkatan.
Gubernur Agustiar Sabran menyebut kegiatan keagamaan seperti Pesparawi bukan sekadar kompetisi. “Ini ruang pembentukan sumber daya manusia yang unggul secara spiritual dan sosial,” ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis resmi Pemprov Kalteng, Selasa (12/5).
Gubernur memberikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalteng dan seluruh pihak yang terlibat. Menurut dia, konser akbar itu membuktikan bahwa kontingen telah dipersiapkan secara serius dan penuh dedikasi.
“Bukan sekadar ruang pertunjukan. Ini bukti nyata kontingen Kalteng telah dipersiapkan secara terukur,” tegas Agustiar.
Kegiatan mengusung tema “Aku Hendak Memuji TUHAN Pada Segala Waktu” dari Mazmur 34:2a. Subtema yang diangkat adalah “Puji-Pujian Membawa Perdamaian dan Persaudaraan di Tanah Papua”, menyelaraskan semangat toleransi dengan lokasi penyelenggaraan nasional.
Agustiar berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga disiplin, kekompakan, dan kesehatan selama persiapan hingga pelaksanaan lomba. Ia juga mengingatkan pentingnya semangat persatuan dan toleransi yang berlandaskan falsafah lokal.
“Marilah kita perkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan toleransi dalam falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
Gubernur mendorong sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, organisasi gereja, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Pesparawi harus terus berkembang karena berperan langsung dalam pembangunan daerah.
Hadir dalam konser tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Ketua LPPD Kalteng Guntur Taladjan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup provinsi.