SAMPIT — Layanan air bersih bagi pelanggan Perumdam Tirta Mentaya di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang akan mengalami perubahan tekanan hingga potensi air keruh. Kondisi ini dipicu oleh proyek peningkatan infrastruktur jaringan distribusi yang dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua Mei 2026.
Manajemen Perumdam Tirta Mentaya melakukan langkah ini sebagai bagian dari upaya optimalisasi distribusi air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ketapang. Interkoneksi jaringan tersebut bertujuan agar kapasitas penyaluran air ke rumah-rumah warga di dua kecamatan padat penduduk tersebut menjadi lebih stabil di masa mendatang.
Direktur Perumdam Tirta Mentaya, Ismanadi menjelaskan bahwa proses commissioning atau uji coba interkoneksi jaringan antara wilayah Baamang dan Ketapang ini akan dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Pihaknya memperkirakan seluruh rangkaian teknis di lapangan memerlukan waktu sekitar tiga hari.
“Namun untuk waktunya hanya estimasi saja, kami akan berupaya menyelesaikannya secepat mungkin,” kata Ismanadi, Minggu 10 Mei 2026.
Meskipun estimasi pengerjaan telah ditetapkan, durasi gangguan di setiap titik pelanggan bisa bervariasi. Perusahaan memastikan tim teknis akan bekerja secara maksimal di titik interkoneksi agar distribusi air dapat kembali normal sepenuhnya sebelum batas waktu yang diperkirakan.
Selama pekerjaan interkoneksi berlangsung, pelanggan kemungkinan besar akan merasakan penurunan tekanan air yang mengalir ke bak penampungan. Selain tekanan yang melemah, terdapat potensi air berubah warna menjadi keruh untuk sementara waktu akibat adanya fluktuasi dalam pipa distribusi.
Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan segera mengisi tandon atau wadah penyimpanan air sebelum jadwal pengerjaan dimulai pada Senin pagi. Langkah antisipasi ini penting agar aktivitas rumah tangga warga tidak terhambat total saat proses interkoneksi sedang berjalan.
Apabila pelanggan mendapati air yang keluar dari kran dalam kondisi keruh, manajemen menyarankan agar air tersebut diendapkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Perumdam Tirta Mentaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan di MB Ketapang dan Baamang atas ketidaknyamanan yang muncul demi peningkatan kualitas layanan jangka panjang.