Yuas Elko: Budaya Daerah Kalteng Wajib Dijaga Hadapi Globalisasi

Penulis: Fandi Setiawan  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:22:10 WIB
Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko menekankan pentingnya pelestarian budaya daerah di era globalisasi.

Palangka Raya — Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Yuas Elko menyoroti urgensi menjaga dan melestarikan budaya daerah di tengah dinamika modernisasi. Menurutnya, tanggung jawab tersebut bukan hanya beban pemerintah, melainkan melibatkan seluruh lapisan masyarakat agar nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga dan tidak tergerus perkembangan zaman.

Budaya Nansarunai Sebagai Warisan Sejarah Daerah

Yuas menyampaikan apreisasinya dalam acara Pagelaran Sendratari Tahun 2026 Nansarunai Usak Jawa berjudul "Wusi Tungkau Nansarunai" yang berlangsung Jumat (1/5/2026) di Panggung Terbuka UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah. Kegiatan yang menghadirkan unsur Forkopimda, anggota DPR RI Komisi XIII Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah Bias Layar, serta Kepala UPT Taman Budaya Kalteng Wildae Desyanthy Binti ini merayakan salah satu kekayaan budaya lokal.

"Kisah Nansarunai mengingatkan kita pada perjalanan panjang sejarah, tentang kejayaan, perjuangan, serta semangat pantang menyerah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus," ujar Yuas.

Nilai Estetika dan Filosofi dalam Seni Tradisional

Sendratari Nansarunai Usak Jawa dinilai Yuas sebagai karya seni yang memiliki tingkat estetika tinggi sekaligus mengandung nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang mendalam. Pemilihan judul "Wusi Tungkau Nansarunai" sendiri mencerminkan upaya seniman dan panitia untuk menghidupkan cerita-cerita masa lalu dengan bahasa seni kontemporer yang tetap menghormati akar tradisi.

Dalam kesempatan itu, Yuas juga mengucapkan terima kasih kepada para seniman, penari, penata musik, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pagelaran tersebut. Apresiasi ini mencerminkan pengakuan atas dedikasi mereka dalam mempertahankan warisan budaya Kalimantan Tengah.

Pemuda dan Penguatan Karakter di Era Modernisasi

Melalui kegiatan pagelaran seni ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya melestarikan budaya daerah sebagai identitas bangsa. Yuas menekankan bahwa upaya pelestarian budaya juga berkontribusi pada penguatan karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman yang serba cepat dan penuh tantangan.

Momentum pagelaran seni menjadi sarana edukasi budaya sekaligus ajang untuk menunjukkan bahwa tradisi lokal tetap relevan dan menarik bagi semua generasi, termasuk generasi digital yang tumbuh dalam ekosistem global.

Reporter: Fandi Setiawan
Back to top