Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kotawaringin Timur resmi menyerahkan kepemimpinan dari Pariati Umar Kaderi kepada Rani Diana Setiawan dalam serah terima jabatan di Sampit. Pergantian ketua organisasi ini menyusul rotasi Penjabat Sekretaris Daerah setempat dari Umar Kaderi ke Diana Setiawan. Penasihat DWP Kotim Khairiah Halikinnor menyebut estafet kepemimpinan sebagai bagian dari kesinambungan pengabdian organisasi.
SAMPIT — Penasihat DWP Kotawaringin Timur Khairiah Halikinnor menegaskan bahwa serah terima jabatan ketua organisasi bukan sekadar rutinitas administratif. Menurutnya, pergantian ini menjadi bagian dari estafet pengabdian yang harus terus berjalan mendukung keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.
Khairiah menyampaikan hal itu di Sampit saat memimpin proses serah terima jabatan dari Pariati Umar Kaderi kepada Rani Diana Setiawan. Ia menilai setiap kepemimpinan membawa kontribusi dan warna tersendiri bagi perjalanan organisasi.
Pergantian ketua DWP Kotim berjalan seiring rotasi Penjabat Sekretaris Daerah di lingkungan pemerintah setempat. Umar Kaderi yang sebelumnya menjabat Pj Sekda kini digantikan Diana Setiawan.
Posisi Ketua DWP umumnya dipegang istri pejabat Sekda di daerah. Karena itu, kursi ketua organisasi otomatis berpindah dari Pariati Umar Kaderi ke Rani Diana Setiawan mengikuti pergantian pejabat struktural tersebut.
Khairiah menyampaikan apresiasi kepada Pariati atas dedikasi, waktu, tenaga, pemikiran, dan ketulusan selama menjalankan amanah memimpin DWP Kotim. Ia mengakui perjalanan organisasi tidak selalu mulus.
"Semoga silaturahmi dan kebersamaan yang telah terbangun selama ini tetap terjaga, meskipun estafet kepemimpinan kini berganti," ucap Khairiah.
Pariati menyebut serah terima jabatan menjadi momentum mengenang perjalanan dan kebersamaan yang telah dijalani. Ia menilai dukungan seluruh pengurus dan anggota menjadi kekuatan utama dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi.
"Selama menjalankan amanah sebagai Ketua DWP Kabupaten Kotim tentu banyak hal yang telah kita lalui. Ada suka dan duka, ada tantangan dan pembelajaran," ujar Pariati.
Khairiah berpesan kepada Rani agar tanggung jawab baru ini tidak dipandang sekadar jabatan. Menurutnya, kepemimpinan DWP berkaitan erat dengan upaya membangun kebersamaan dan menggerakkan potensi anggota.
Ia berharap kepemimpinan baru memperkuat peran perempuan serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah. Khairiah juga mengajak seluruh pengurus dan anggota memberi dukungan kepada ketua baru.
"DWP harus terus menjadi ruang belajar, berbagi dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, serta mampu memberikan dampak nyata dalam berbagai bidang yang menyentuh kehidupan masyarakat," pesannya.
Rani menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia memandang amanah ini sebagai kesempatan untuk belajar, berproses, dan mengabdi bagi keluarga besar DWP serta masyarakat Kotawaringin Timur.
"Bagi kami, kepercayaan ini bukan sekadar sebuah kehormatan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab yang insyaallah akan kami jalankan dengan penuh ketulusan, integritas dan sebaik-baiknya," ucap Rani.