DPKP Kotim Dorong Petani Kembangkan Budidaya Melon Berbasis Teknologi, Gelar Panen Bersama di Sampit

Penulis: Qodri Anwar  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:22:32 WIB
Petani Kelompok Tani Subur Makmur memanen buah melon bersama dalam Gelar Teknologi Budidaya Tanaman Melon di Kelurahan Pasir Putih, Sampit, Selasa (25/8/2026).

SAMPIT — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah mendorong petani untuk mengadopsi teknologi dalam budidaya hortikultura, salah satunya tanaman melon. Upaya ini diwujudkan melalui Gelar Teknologi Budidaya Tanaman Melon yang melibatkan Kelompok Tani Subur Makmur di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan panen buah melon bersama. Kepala DPKP Kotim, Yephi Hartady Periyanto, menyebut momen ini menjadi ajang untuk menilai secara langsung efektivitas penerapan teknologi yang telah dilakukan para petani di lapangan.

“Kami melakukan panen melon bersama, sebagai bentuk apresiasi sekaligus melihat secara langsung hasil penerapan teknologi budidaya yang dilakukan oleh petani,” katanya, Selasa (25/8/2026).

Materi Teknis Hingga Pemanfaatan Asam Humat

Dalam gelar teknologi tersebut, para petani tidak hanya diajak memanen, tetapi juga menerima pemaparan teknis seputar budidaya melon modern. Beberapa materi yang disampaikan mencakup teknik budidaya, pemanfaatan asam humat untuk kesuburan tanah, pengenalan produk Petrokimia, hingga penggunaan benih hortikultura unggul.

Yephi menjelaskan, pengembangan sektor hortikultura tidak bisa lagi hanya mengandalkan perluasan lahan. Menurutnya, kunci peningkatan hasil panen justru terletak pada kemampuan petani dalam memilih dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan kondisi lahan masing-masing.

“Ada beberapa materi yang disampaikan dalam gelar teknologi tersebut, mulai dari teknik budidaya tanaman melon, pemanfaatan asam humat, pengenalan produk petrokimia, hingga benih hortikultura,” jelasnya.

Target: Kualitas Buah dan Kemandirian Petani

Penerapan teknologi ini diharapkan mampu menghasilkan buah melon dengan kualitas lebih baik serta meningkatkan produktivitas lahan secara signifikan. Lebih jauh lagi, DPKP Kotim menargetkan agar petani setempat semakin mandiri dan berkelanjutan dalam mengembangkan usaha hortikultura.

“Lewat kegiatan itu, diharapkan pengetahuan dan keterampilan petani semakin meningkat, sehingga mampu menerapkan teknologi budidaya yang tepat untuk menghasilkan tanaman melon yang berkualitas, meningkatkan produktivitas, serta mendukung pengembangan hortikultura di Kotim,” ujarnya.

Ke depan, DPKP Kotim berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani. Sinergi ini dinilai penting agar penerapan teknologi pertanian terus berkembang dan mampu memperkuat sektor pertanian daerah, sekaligus membuka peluang komoditas hortikultura sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat. (mb)

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: tintaborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top