Kunjungan masyarakat ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Habaring Hurung Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, turun sekitar 25 persen imbas kabut asap karhutla. Kepala DPMPTSP Kotim Diana Setiawan menyebut penurunan itu terjadi sejak awal September 2026, dengan kunjungan harian yang biasanya 300-400 orang kini berkurang seperempatnya.
SAMPIT — Penurunan kunjungan paling terasa pada layanan administrasi kependudukan, terutama pengurusan dokumen seperti KTP. Warga dari luar Kota Sampit memilih menunda perjalanan ke pusat layanan selama kondisi udara memburuk.
Diana menyampaikan hal itu di Sampit, Jumat. Menurutnya, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kotim membuat masyarakat mengurangi aktivitas bepergian.
Warga Desa dan Kecamatan Pilih Tunda Urusan
Masyarakat cenderung menunda keperluan yang tidak mendesak saat kualitas udara memburuk. Perjalanan dari desa atau kecamatan menuju Kota Sampit pun jadi pertimbangan tersendiri.
"Kondisi ini bisa dilihat dari berkurangnya kendaraan yang parkir di halaman MPP Habaring Hurung. Biasanya kan penuh, sekarang berkurang," ujar Diana.
Layanan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) menunjukkan pola berbeda. Menurut Diana, layanan itu ramai hanya pada momentum tertentu, terutama saat ada program pemutihan pajak kendaraan.
"Kalau seperti STNK itu pada waktu tertentu saja ramainya, seperti ketika ada program pemutihan. Kalau hari biasa memang agak sepi, jadi ada atau tidak kabut asap pun sama," jelasnya.
Pendapatan Daerah Tidak Ikut Turun
Penurunan kunjungan tidak berdampak langsung pada pendapatan daerah. Sebab, layanan di MPP Habaring Hurung tidak seluruhnya berkaitan dengan penerimaan retribusi maupun pajak.
"Di situ banyak pelayanan lainnya, seperti BPJS, administrasi kependudukan dari Disdukcapil dan lainnya. Jadi, tidak semuanya berkaitan dengan retribusi atau pajak," sebut Diana.
MPP Habaring Hurung melayani beragam keperluan warga, mulai dari dokumen kependudukan, kepesertaan BPJS, hingga administrasi kendaraan. Semua layanan itu berada dalam satu gedung untuk mempermudah akses masyarakat.
Loket Tetap Buka, Petugas Jalan Normal
Diana memastikan operasional MPP Habaring Hurung tetap berjalan normal meski jumlah pengunjung menurun. Seluruh loket pelayanan tetap dibuka dan petugas menjalankan tugas seperti biasa.
"Kami dari sisi pelayanan berjalan seperti biasa saja. Setiap loket layanan tetap buka dan berjalan optimal," tegasnya.
Diana memperkirakan kunjungan akan kembali meningkat setelah kabut asap berangsur membaik. Masyarakat yang sebelumnya menunda keperluan administrasi karena kondisi udara diperkirakan kembali mendatangi MPP.
Ia bahkan memprediksi pemulihan kondisi udara dapat diikuti lonjakan kunjungan. Sebab, terjadi akumulasi masyarakat yang memilih menunda pengurusan dokumen selama kabut asap pekat.
"Malah kemungkinan setelah kabut asap ini akan terjadi lonjakan kunjungan, karena masyarakat yang sebelumnya menunda urusannya karena kabut asap, lalu akan melakukannya setelah kabut asap reda," demikian Diana.