Motor Pelajar Terbakar di Jembatan Kotawaringin Km 38, Pengendara Selamat Tanpa Luka

Penulis: Puguh Triyono  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 11:47:31 WIB
Bangkai sepeda motor milik pelajar hangus terbakar di Jembatan Kotawaringin Km 38.

PANGKALAN BUN — Api pertama kali terlihat dari bagian mesin sepeda motor yang dikendarai FR. Saat itu, korban berangkat sekitar pukul 12.30 WIB bersama dua rekannya, Denis dan Fajar, dengan sepeda motor masing-masing.

Setibanya di Jembatan Kotawaringin Km 38, kendaraan FR mendadak mati mesin. Ia lantas menekan tombol starter beberapa kali untuk menghidupkan kembali motornya.

Upaya itu tidak berhasil. Api justru muncul dari sepeda motor tersebut dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh kendaraan dan menyisakan kerangka.

Asap Tebal Ganggu Arus Lalu Lintas di Jembatan

Asap yang mengepul dari bangkai sepeda motor menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan mereka.

Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar jembatan sempat terganggu. Situasi itu berlangsung hingga proses penanganan oleh petugas selesai.

Kapolsek Pastikan Korban Tidak Mengalami Luka

Kapolsek Kotawaringin Lama, Polres Kotawaringin Barat, Ipda Fritson, menjelaskan bahwa FR berhasil selamat tanpa luka. Meski sepeda motornya hangus terbakar, kondisi pelajar tersebut dilaporkan baik.

Camat Kotawaringin Lama, Trias Agung Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa penanganan kejadian telah dilakukan oleh Polsek Kotawaringin Lama.

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Belum ada keterangan resmi mengenai pemicu munculnya api setelah mesin sepeda motor mati.

Peristiwa kebakaran sepeda motor di Jembatan Kotawaringin Km 38 kini ditangani Polsek Kotawaringin Lama. Warga yang melintas di jalur tersebut diimbau tetap berhati-hati.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: kaltengonline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top