BNPB Semai 1.000 Kg Garam di Langit Barito Selatan, Upaya Basmi Kabut Asap Karhutla

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Jumat, 25 September 2026 | 23:28:31 WIB
Pesawat Cessna Caravan 208/SNK milik BNPB diterbangkan untuk menyemai 1.000 kilogram garam (NaCl) di langit Barito Selatan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai awan di langit Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Persemaian awan menggunakan 1.000 kilogram NaCl dari pesawat Cessna Caravan 208/SNK. Operasi ini menyasar kawasan hutan dan lahan terbakar yang memicu kabut asap di wilayah berjuluk Dahanai Tuntung Tulus.

BUNTOK — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan, Agus In'Yulius, menyatakan operasi modifikasi cuaca tersebut dilaksanakan pada hari yang sama saat informasi diterima. BNPB yang berposko di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menggandeng PT Milan Pillery Bersatu untuk menyemai awan.

Pesawat Cessna Caravan 208/SNK diterbangkan kru Captain Hanif dan FO Thaariq. Dua tenaga ahli, Safillah dan Salsa, bertugas menganalisis cuaca selama penerbangan. Sebanyak dua orang diturunkan sebagai penabur garam di awan.

Wilayah Semai Mencakup Barito Selatan dan Barito Utara

Area semai atau blocking area dalam operasi ini mencakup radial 330-030/90-130 nm dengan bearing 360 dari BDJ. Cakupan wilayahnya meliputi Kabupaten Barito Selatan dan Barito Utara. Ketinggian semai berkisar 8.000 hingga 12.000 kaki dari permukaan laut.

Agus menyampaikan terima kasih kepada tim OMC BNPB Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang telah melaksanakan operasi di langit Barito Selatan.

"Kita mengucapkan terima kasih kepada tim OMC BNPB Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang telah melaksanakan OMC di wilayah langit Barito Selatan," kata Agus In'Yulius.

Harapan: Hujan Turun, Api Padam, Kabut Asap Hilang

Agus berharap pertumbuhan awan hasil modifikasi cuaca dapat memicu hujan di wilayah Barito Selatan. Hujan dinilai menjadi kunci untuk memadamkan api dan menghilangkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah tersebut.

"Semoga dengan adanya modifikasi cuaca tersebut, wilayah Barito Selatan bisa terjadi hujan, sehingga bisa memadamkan api dan menghilangkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah ini," ujar Agus In'Yulius.

Operasi modifikasi cuaca menjadi salah satu langkah darurat yang ditempuh BNPB saat karhutla melanda sejumlah wilayah di Kalimantan. Penyemaian awan dengan NaCl bertujuan mempercepat proses kondensasi sehingga hujan buatan dapat turun di area yang ditargetkan.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top