Kodam XXII/Tambun Bungai Targetkan 1.000 Sumur Bor di Kalteng untuk Antisipasi Karhutla, Mesin Bantuan Presiden Mulai Dipakai

Penulis: Puguh Triyono  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:17:01 WIB
Personel gabungan TNI mengebor sumur perdana di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya, untuk mendukung ketersediaan air saat karhutla.

PALANGKARAYA — Pengeboran perdana berlangsung di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, baru-baru ini. Prosesnya memakan waktu sekitar tiga jam dan melibatkan 20 personel gabungan dari Zidam XXII/Tambun Bungai, Yonif TP 830/IM, serta TSAK Kameloh Baru.

Kegiatan di lokasi pertama ini dipimpin langsung oleh Kazidam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Czi D. Panjaitan. Kehadiran sumur bor ini diharapkan memangkas waktu respons Satgas Karhutla ketika titik api mulai muncul di area yang sulit dijangkau sumber air.

Bantuan Mesin dari Presiden untuk Wilayah Rawan Air

Perwakilan Kodam XXII/Tambun Bungai, Aslog Kolonel Czi Aji Sujowo, menyebutkan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari penguatan ketersediaan sumber air. Mesin yang digunakan merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan.

Bantuan tersebut sengaja diarahkan untuk mempercepat penyediaan air di wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan berpotensi besar terdampak karhutla. Dengan begitu, petugas tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mencari air saat melakukan pemadaman.

Mengapa Sumber Air Dekat Lokasi Karhutla Krusial?

Keberadaan sumur bor di titik rawan membuat mobil pemadam dan peralatan portabel bisa langsung mengisi tangki tanpa menunggu pasokan dari jauh. Ini menjadi kunci percepatan respons saat karhutla meluas, terutama di lahan gambut yang sulit dipadamkan jika apinya sudah masuk ke dalam tanah.

"Pembangunan sumur bor di berbagai wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai diharapkan dapat memperkuat ketersediaan sumber air dan mendukung kesiapsiagaan Satgas Karhutla," ujar Aji di Palangkaraya, Senin, 24 Agustus 2026.

Secara keseluruhan, target pembangunan mencapai sekitar 1.000 titik di wilayah kerja Kodam XXII/Tambun Bungai. Penentuan lokasi akan diprioritaskan pada kawasan yang minim sumber air permukaan dan memiliki riwayat kebakaran lahan tinggi.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top