KALIMANTAN TENGAH — PALANGKA RAYA – Hero menilai selama ini kebijakan pemerintah yang mendorong kemudahan berusaha belum berjalan optimal tanpa dukungan penuh dari sektor swasta. Sebaliknya, pelaku usaha membutuhkan kepastian regulasi agar bisa berekspansi dan menyerap tenaga kerja lokal.
“Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha akan menjadi kekuatan dalam memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya kepada awak media di Palangka Raya, Selasa (18/8).
Ia menambahkan, iklim usaha yang kondusif akan mendorong pelaku industri untuk melakukan ekspansi, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
"Pemanfaatan teknologi dan inovasi juga perlu diperkuat agar pelaku usaha Kalteng mampu mengikuti perkembangan pasar yang semakin dinamis," terangnya.
Ia menegaskan, transformasi digital menjadi keniscayaan bagi UMKM di daerah agar tidak tertinggal dari pusat pertumbuhan ekonomi lain di Indonesia.
"Dengan kerja sama yang kuat, pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas usaha, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," pungkas Hero.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk perbankan dan akademisi, dapat terlibat aktif dalam ekosistem pertumbuhan ini agar potensi ekonomi Kalteng yang besar—mulai dari sektor perkebunan, pertambangan, hingga pariwisata—dapat dikelola secara maksimal dan berkelanjutan.