KALIMANTAN TENGAH — Percakapan soal masa depan Palworld memanas pekan ini setelah John "Bucky" Buckley, kepala publishing dan komunikasi Pocketpair, secara tidak sengaja memicu ekspektasi yang terlalu tinggi. Semuanya bermula dari unggahan perayaan rilis versi 1.0 yang diiringi ajakan "kembali bekerja" untuk update 1.1, yang kemudian dibanjiri lebih dari 2.000 komentar berisi permintaan fitur dari komunitas.
Masalahnya, banyak permintaan yang masuk masuk dalam kategori proyek besar. Mulai dari penambahan benua baru, penambahan 20 level, hingga sistem PvP antar-server. Menyadari situasi ini di luar kendali, Buckley langsung mengeluarkan pernyataan klarifikasi untuk meredam ekspektasi pemain.
"Saya menembak kaki sendiri di sini. Setelah 1.700 komentar, hal-hal seperti 'tambahkan benua baru' atau 'tambah 20 level lagi' bukanlah yang ingin kami lakukan di v1.1," tulis Buckley dalam unggahan terbarunya. Ia menambahkan bahwa timnya tidak berencana menghabiskan waktu satu tahun penuh hanya untuk menggarap satu update raksasa.
Pernyataan ini menjadi penanda arah pengembangan yang diambil Pocketpair. Mereka tampaknya lebih memilih pendekatan iteratif dengan update kecil yang konsisten daripada merilis satu paket konten besar dalam siklus tahunan ala game live-service pada umumnya.
Salah satu permintaan yang paling banyak disorot adalah sistem varian untuk para Pal. Menanggapi hal ini, Buckley memberikan penjelasan teknis yang jujur. Ia mengungkapkan bahwa sistem varian sebenarnya tidak sulit secara konsep, tetapi sangat menyita waktu pengerjaan.
"Membuat varian untuk 200+ Pal akan memakan waktu yang sangat lama. Realistisnya, butuh satu tahun atau lebih kecuali kami fokus penuh ke sana. Kecuali kamu melakukannya secara otomatis, tapi..." ujar Buckley. Ia kemudian menegaskan bahwa timnya menolak menggunakan otomatisasi atau generative AI dalam proses pengembangan, sebuah sikap yang konsisten dengan pernyataan publik Pocketpair sebelumnya. Artinya, semua aset dan desain akan tetap dikerjakan secara manual oleh tim artist dan programmer.
Meski tidak ada detail konkret mengenai tanggal rilis atau daftar fitur, Buckley mengindikasikan bahwa kolaborasi baru sedang dalam proses. Sebelumnya, Palworld telah menjalin kolaborasi lintas media yang sukses, dan tampaknya pola ini akan kembali dihadirkan.
Untuk pemain yang berharap fitur seperti penambahan slot penyimpanan, peluang untuk direalisasikan jauh lebih besar. Permintaan-permintaan kecil yang masuk ke dalam kategori "manageable" atau masuk akal untuk dikerjakan dalam siklus pengembangan singkat kemungkinan besar akan menjadi prioritas tim.
Perlu dicatat, performa Palworld setelah full release pada Juli lalu masih sangat solid. Meskipun lonjakan pemain bersamaan di Steam perlahan mulai mereda, angka konkurren pemainnya masih jauh di atas rata-rata game pada umumnya. Basis pemain yang stabil ini menjadi alasan kuat bagi Pocketpair untuk terus merawat game dengan update yang berkualitas, meski tidak harus selalu dalam skala besar.
Dengan pendekatan yang lebih konservatif ini, pemain Palworld di Indonesia dan global harus bersabar. Update 1.1 kemungkinan akan hadir lebih cepat dibandingkan ekspansi besar, tetapi isinya akan jauh lebih terukur dan fokus pada kualitas hidup bermain.