PURUK CAHU — Rangkaian pameran pembangunan dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) resmi dimulai di Kabupaten Murung Raya. Bupati Murung Raya Heriyus membuka langsung perhelatan tahunan tersebut di Alun-Alun Jorih Jerah, Kota Puruk Cahu, Jumat (7/8/2026).
Event ini berlangsung hingga 17 Agustus 2026 dan diikuti lintas sektor, mulai dari instansi vertikal, perangkat daerah, kecamatan, lembaga perbankan, hingga pelaku UMKM. Penyelenggaraannya digarap Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) setempat.
Heriyus menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar seremonial tahunan. Ia menyebut ajang tersebut sebagai momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memberi ruang promosi bagi produk unggulan daerah.
"Melalui keikutsertaan para peserta, event ini menjadi wadah penting untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan daerah agar mampu menembus pasar yang lebih luas," ujarnya dalam sambutan yang dikutip Rakyat Kalteng.
Kepala Diskop UKM Perindag Murung Raya, Roy Cahyadi, menambahkan bahwa penyelenggaraan pameran ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung visi misi pembangunan. Fokusnya diarahkan pada peningkatan daya saing UMKM serta penguatan investasi daerah.
Panitia menyiapkan sejumlah apresiasi bagi peserta terbaik. Uang pembinaan akan diberikan kepada para pemenang stand, mulai dari juara 1, 2, dan 3, juara harapan 1 hingga 3, serta penghargaan khusus untuk kategori stand inspiratif dan favorit.
Selain pameran produk industri kecil dan promosi investasi, gelaran ini juga dimeriahkan lomba dari berbagai organisasi olahraga. Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Murung Raya dan Olahraga Domino (Orado) turut memeriahkan suasana selama sebelas hari penyelenggaraan.
Di tengah pembukaan, Heriyus memberikan arahan konkret kepada para pelaku usaha. Ia meminta pelaku UMKM memanfaatkan momen ini untuk membangun jaringan usaha, meningkatkan kualitas produk, dan memanfaatkan teknologi dalam memperluas pemasaran.
"Pemerintah daerah akan terus berkomitmen memberikan pendampingan dan kemudahan akses bagi kemajuan usaha saudara-saudara," katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar stand pameran tidak hanya menjadi pajangan program. Stand diminta berfungsi sebagai pusat informasi dan pelayanan publik yang edukatif, komunikatif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Heriyus mengajak warga Murung Raya untuk meramaikan pameran dan mencintai produk lokal. "Dengan membeli produk UMKM, kita turut serta dalam memutar roda perekonomian Murung Raya," pungkasnya.